Aparat Kerahkan Ratusan TNI Redam Tawuran di Makassar, Tiga Pemuda Diamankan

Aparat Kerahkan Ratusan TNI Redam Tawuran di Makassar, Tiga Pemuda Diamankan

Ratusan prajurit TNI dikerahkan untuk meredam tawuran antara warga Kampung Borta dan Kampung Sapiria, Kecamatan Tallo, Makassar, Sulawesi Selatan. Bentrokan yang terjadi di kawasan Taman Pemakaman Umum (TPU) Beroangin itu menelan satu korban jiwa dan menyebabkan tujuh rumah warga hangus terbakar.

Kapendam XIV/Hasanuddin, Kolonel Kav Budi Wirman, menjelaskan bahwa TNI menurunkan satu SSK dari Batalyon Kavaleri Mendagiri dan satu SST dari Kodim 1408/BS Makassar untuk mengendalikan situasi. Pasukan ditempatkan di sejumlah titik rawan bentrokan.

“Disiagakan sampai ada perintah lanjut, sambil memastikan kondisi kondusif,” ujar Budi.

Sementara itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (Appi) menegaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan Polrestabes Makassar dan Brimob Polda Sulsel untuk mengejar para pelaku. Ia menyebut aksi tawuran ini sudah masuk kategori tindakan kriminal yang harus diproses secara hukum.

Appi menilai tawuran terjadi akibat kelompok yang sama dan kerap saling memprovokasi. Ia menegaskan akan mengambil langkah tegas dalam penyelesaian masalah ini.

“Masa tidak ketahuan orang-orangnya, dan itu-itu saja yang bermain,” tuturnya.

Hingga Selasa malam, aparat TNI masih melakukan penyisiran ke lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian para pelaku. Dari pantauan di lapangan, tiga orang berhasil diamankan oleh TNI di area pemakaman, bersama sejumlah senjata tajam serta puluhan alat isap sabu.

Seluruh barang bukti dan para terduga pelaku telah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses hukum selanjutnya.

Dikutip dari cnnindonesia.com