Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persatuan dalam misi kemanusiaan dan pembangunan nasional. Pesan tersebut disampaikan AHY dalam perayaan Natal Nasional Partai Demokrat 2025 yang menekankan pentingnya kolaborasi demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
“Selamat Hari Natal Tahun 2025 kepada saudara-saudaraku yang merayakannya di mana pun berada. Semoga Natal senantiasa menghadirkan kedamaian, kebahagiaan, dan keberkahan bagi kita semua,” ujar AHY saat memberikan sambutan secara virtual dari Kalimantan Timur, dikutip dari keterangan tertulis, Senin (12/1/2026).
Meski hadir secara virtual karena mendampingi kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto, AHY menegaskan komitmen Partai Demokrat dalam menjunjung nilai nasionalis-religius. Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan itu juga menyerukan aksi nyata untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam, khususnya di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
“Mari bersatu dalam misi kemanusiaan agar mereka segera bangkit dan pulih dari kehancuran. Mari bersatu pula dalam mengawal pembangunan bangsa ke depan, termasuk infrastruktur yang menjadi tulang punggung transformasi ekonomi,” kata AHY.
Ketua Panitia Natal Demokrat, Anita Jacoba Gah, melaporkan rangkaian perayaan Natal Nasional Partai Demokrat 2025 telah diisi dengan berbagai aksi sosial, termasuk penyaluran bantuan ke 10 panti asuhan dan lembaga disabilitas di wilayah Jabodetabek sepanjang Desember 2025.
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron menambahkan, kegiatan perayaan Natal ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan merawat kebinekaan dan memperkuat persatuan bangsa.
“Hal ini dilakukan dalam rangka membangun kebersamaan dan menumbuhkan kesadaran bahwa rasa persatuan dan kesatuan bangsa harus terus dipupuk dan dibina,” ujar Herman.
Perayaan Natal Nasional Partai Demokrat 2025 yang digelar di Ballroom Hotel Bidakara dihadiri sekitar 1.200 peserta. Sejumlah tokoh nasional turut hadir, di antaranya Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), serta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dari kader Partai Demokrat seperti Teuku Riefky Harsya dan M. Iftitah Sulaiman Suryanagara.
Dikutip dari metrotvnews.com
