Tim Pembina Samsat Pekalongan Perkuat Sinergi dengan BUMDes

Tim Pembina Samsat Pekalongan Perkuat Sinergi dengan BUMDes

PEKALONGAN – Tim Pembina Samsat Kabupaten Pekalongan terus berinovasi dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat. Bertempat di Kantor UPPD Kabupaten Pekalongan pada Kamis (29/1/2026), digelar kegiatan Sharing Session dan Kolaborasi bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) se-Kabupaten Pekalongan guna mengoptimalkan program Samsat Budiman.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Tim Pembina Samsat, di antaranya Kepala UPPD Kabupaten Pekalongan Ecky Oktavian, Kepala Cabang Jasa Raharja Pekalongan Jullyanto Eka Prasetia N, Kanit Regident Satlantas Polres Pekalongan Ipda Arvito Fernaldy PH, serta Kasubid Pelayanan Umum BPKD Ronald Febrico.

Fokus utama dalam kolaborasi ini adalah mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) tepat waktu. Dengan membayar tepat waktu, masyarakat tidak hanya berkontribusi pada pembangunan daerah, tetapi juga memastikan diri mendapatkan perlindungan dasar serta mendukung terciptanya tertib administrasi dan tertib berlalu lintas.

Kepala Cabang Jasa Raharja Pekalongan, Jullyanto Eka Prasetia N, menekankan bahwa melalui BUMDes, akses masyarakat desa untuk memenuhi kewajibannya kini menjadi jauh lebih mudah dan cepat. Untuk memberikan inspirasi nyata, acara ini menghadirkan perwakilan BUMDes yang telah sukses menjalankan program Samsat Budiman, yaitu, BUMDes Sikanco (Kabupaten Cilacap), BUMDes Parikesit (Kabupaten Pemalang). BUMDes Mekarsari (Kabupaten Kebumen)

Para narasumber berbagi strategi inovatif dalam mengelola layanan pajak di tingkat desa sehingga mampu memberikan dampak ekonomi positif bagi desa sekaligus mempermudah warga dalam mengurus administrasi kendaraan mereka.

Sebagai langkah konkret, kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara pengelola BUMDes dengan UPPD Kabupaten Pekalongan. Komitmen ini diharapkan mampu menghapus hambatan jarak bagi masyarakat pelosok untuk taat pajak.

“Kolaborasi ini adalah bentuk transformasi pelayanan publik. Kami ingin memastikan bahwa tertib administrasi kendaraan dan kepatuhan membayar pajak berjalan beriringan dengan kesadaran tertib berlalu lintas di jalan raya,” Ujar tim pembina dalam sesi penutup.

Dengan penguatan sinergi ini, Kabupaten Pekalongan menargetkan peningkatan signifikan pada rasio kepatuhan pajak kendaraan, yang pada akhirnya akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan layanan perlindungan kecelakaan yang lebih baik.