Cimahi — Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) digelar dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Lodaya dan Operasi Ketupat 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah koordinasi lintas instansi guna memastikan kesiapan pengamanan dan keselamatan lalu lintas. Forum berlangsung di Polresta Cimahi dengan melibatkan para pemangku kepentingan terkait.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Penanggung Jawab (PJ) Samsat Cimahi, Restu Indra Permana, serta Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, S.H., S.I.K., M.H. Kehadiran unsur kepolisian dan instansi terkait menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keamanan serta kelancaran arus lalu lintas. FKLL menjadi wadah strategis untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antarinstansi.
Dalam forum tersebut dibahas evaluasi kondisi lalu lintas, potensi kerawanan kecelakaan, serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung. Analisis terhadap titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan menjadi perhatian utama menjelang pelaksanaan operasi. Langkah preventif dan preemtif disusun guna meminimalisir risiko gangguan keamanan dan keselamatan jalan.
Operasi Lodaya difokuskan pada peningkatan kepatuhan dan disiplin berlalu lintas, sedangkan Operasi Ketupat menitikberatkan pada pengamanan arus mudik dan balik. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan terpadu agar pengamanan berjalan optimal. Koordinasi yang solid dinilai menjadi kunci keberhasilan kedua operasi tersebut.
Melalui pelaksanaan FKLL ini, diharapkan tercipta kesiapan yang matang dalam mendukung Operasi Lodaya dan Operasi Ketupat 2026. Sinergi antarinstansi diharapkan mampu menekan angka kecelakaan serta menjaga kelancaran arus kendaraan. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, kondisi lalu lintas yang aman dan tertib dapat terwujud bagi masyarakat.
