Momen liburan kerap dimanfaatkan masyarakat untuk beristirahat dan bepergian bersama keluarga. Namun, perubahan pola makan, jam tidur, serta aktivitas yang lebih padat berisiko menurunkan kondisi kesehatan apabila tidak disikapi secara bijak.
Dokter umum di salah satu rumah sakit di Bogor, dr. Andi Marjuliana, mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga pola hidup sehat selama masa liburan. Menurutnya, liburan seharusnya menjadi waktu untuk memulihkan kondisi tubuh, bukan sebaliknya.
“Liburan seharusnya membuat tubuh lebih segar, bukan justru menurunkan kondisi kesehatan karena pola makan berlebihan dan kurang istirahat,” ujar dr. Andi Marjuliana kepada rri.co.id, Sabtu (27/12/2025).
Jaga Asupan Makan dan Aktivitas Fisik
Ia menyarankan masyarakat tetap memperhatikan asupan makanan bergizi seimbang meskipun sedang menikmati suasana liburan. Konsumsi makanan berlemak dan manis boleh dilakukan, namun harus tetap dibatasi.
“Perbanyak konsumsi sayur dan buah, serta minum air putih yang cukup agar metabolisme tubuh tetap terjaga,” jelasnya.
Selain pola makan, aktivitas fisik ringan juga dianjurkan agar tubuh tetap bugar. Aktivitas tersebut tidak harus berupa olahraga berat, tetapi bisa dilakukan dengan cara sederhana.
“Cukup berjalan kaki, melakukan peregangan, atau aktivitas ringan lainnya supaya tubuh tetap aktif dan tidak mudah lemas,” katanya.
Istirahat Cukup Jaga Daya Tahan Tubuh
Dr. Andi Marjuliana juga menekankan pentingnya istirahat yang cukup selama liburan. Menurutnya, kualitas tidur berperan besar dalam menjaga daya tahan tubuh.
“Tidur yang berkualitas membantu menjaga imunitas, sehingga liburan dapat dinikmati dengan sehat, aman, dan penuh kebahagiaan bersama keluarga,” tutupnya.
