Luapan Sungai Cidurian menyebabkan banjir di wilayah Perumahan Taman Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten. Ketinggian air di kawasan tersebut dilaporkan bervariasi, mulai dari sekitar 70 sentimeter hingga mencapai dua meter.
Ketua RW 03 Perumahan Taman Cikande, Fiktor Silaen, mengatakan banjir telah merendam ratusan rumah warga. Hingga Rabu (14/1/2026), total warga terdampak mencapai 222 kepala keluarga (KK).
“Yang terdampak banjir ini ada di RT 04 sebanyak 17 KK dan RT 05 sebanyak 62 KK. Namun untuk total keseluruhan yang terdampak sekarang ini ada 222 KK,” ujar Fiktor.
Ia menjelaskan, banjir di wilayah tersebut merupakan banjir kiriman akibat meluapnya Sungai Cidurian. Menurutnya, kondisi banjir diperkirakan masih berpotensi bertambah parah seiring meningkatnya debit air sungai.
“Untuk update sekarang, kondisi banjir khusus di Perumahan Taman Cikande terus meluas. Ketinggian air sampai dua meter,” kata Fiktor.
Fiktor juga mengungkapkan hingga saat ini belum ada bantuan dari Pemerintah Kabupaten Tangerang yang diterima warga terdampak. Ia menegaskan kebutuhan logistik dan bantuan darurat sangat mendesak, terutama bahan pangan dan obat-obatan.
“Hingga saat ini belum ada sama sekali bantuan pemerintah. Kami berharap segera dikirim kebutuhan para korban banjir seperti bahan pokok. Yang paling dibutuhkan saat ini makanan, seperti mi instan, telur, dan lainnya, serta obat-obatan,” jelasnya.
Dalam kondisi darurat tersebut, warga setempat berinisiatif melakukan gotong royong secara swadaya. Mereka mendirikan tenda pengungsian dan dapur darurat untuk memenuhi kebutuhan dasar para korban banjir sambil menunggu bantuan datang.
Dikutip dari metrotvnews.com
