Saham-saham Amerika Serikat (AS) mencatatkan kenaikan tipis pada Selasa, 17 Februari 2026, dalam sesi perdagangan yang bergejolak. Indeks utama di Wall Street sempat berayun dari zona merah ke hijau sebelum akhirnya ditutup menguat.
Mengutip Investing.com, indeks acuan S&P 500 naik 0,1 persen dan berakhir di 6.845,68 poin, setelah sempat turun hingga 0,9 persen. Indeks teknologi NASDAQ Composite juga naik 0,1 persen ke 22.578,38 poin, memulihkan penurunan intraday hingga 1,3 persen.
Sementara itu, Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 0,1 persen ke 49.533,19 poin.
Kekhawatiran Disrupsi AI Masih Membayangi
Perdagangan dibuka bervariasi sebelum sempat melemah tajam di awal sesi. Namun, menjelang siang, indeks kembali pulih didorong penguatan saham-saham unggulan.
Kepala strategi pasar Jones Trading, Michael O’Rourke, mengatakan pelemahan awal dipicu aksi jual pada saham terkait kecerdasan buatan (AI). Namun, reli pada saham besar seperti NVIDIA, Broadcom, dan Apple berhasil mengangkat indeks kembali ke zona positif.
Meski demikian, sejumlah saham AI—terutama di sektor perangkat lunak—masih tertekan. Rotasi sektor juga terlihat, dengan penguatan saham perbankan dan keuangan yang mengimbangi aksi ambil untung di ritel besar seperti Walmart dan Home Depot.
Pasar sebelumnya tutup pada Senin karena libur Hari Presiden di AS, setelah melewati pekan yang penuh tekanan akibat kekhawatiran dampak model AI baru terhadap industri teknologi dan efektivitas belanja besar untuk infrastruktur AI.
Investor Nantikan Risalah The Fed dan Data Ekonomi
Pelaku pasar kini menantikan sejumlah rilis data penting, termasuk risalah pertemuan Januari Federal Reserve (The Fed) yang dijadwalkan Rabu waktu setempat.
Risalah ini menjadi perhatian setelah bank sentral AS mempertahankan suku bunga tetap pada pertemuan sebelumnya. Selain itu, sejumlah pejabat The Fed juga dijadwalkan memberikan pernyataan dalam beberapa hari ke depan.
Data lain yang dinanti pekan ini meliputi:
- Produksi industri dan barang tahan lama (Rabu)
- Neraca perdagangan Desember (Kamis)
- Indeks harga PCE (Jumat), indikator inflasi favorit The Fed
- Perkiraan awal pertumbuhan PDB kuartal IV
Sebelumnya, data indeks harga konsumen (CPI) Januari menunjukkan penurunan tipis pada angka utama maupun inti, sesuai ekspektasi pasar.
Arah pasar selanjutnya sangat bergantung pada sinyal kebijakan suku bunga dari The Fed dan data inflasi terbaru yang akan dirilis akhir pekan ini.
Dikutip dari metrotvnews.com
