Carlos Alcaraz mengamankan kemenangan ke-150 di lapangan keras level tur saat tampil pada babak pembuka Qatar ExxonMobil Open di Doha.
Bertanding dalam laga pertamanya sejak mencatat sejarah sebagai petenis putra termuda yang menyelesaikan Career Grand Slam di Australian Open, Alcaraz harus bekerja keras sebelum menundukkan Arthur Rinderknech dengan skor 6-4, 7-6(5) dalam waktu satu jam 47 menit.
Alcaraz mengakui pertandingan berlangsung sulit karena lawannya dikenal berbahaya, terutama di babak pertama turnamen.
Awal Musim 2026 Sempurna, Alcaraz Catat Rekor 8-0
Kemenangan ke-150 Carlos Alcaraz di lapangan keras semakin mempertegas performa impresifnya di awal musim 2026. Petenis berusia 22 tahun itu kini mencatat rekor 8-0 musim ini.
Pada set kedua, Alcaraz sempat menyelamatkan dua set point saat servis sebelum akhirnya memastikan kemenangan lewat tie-break. Ia juga menunjukkan variasi pukulan lengkap dengan memenangi 76 persen poin di dekat net (16/21) sepanjang pertandingan.
Rinderknech sempat meningkatkan intensitas permainan dan memaksa tie-break, namun Alcaraz tampil lebih fokus untuk mengamankan tie-break keempat berturut-turut melawan petenis Prancis tersebut.
Target Lebih Baik dari Musim Lalu di Doha
Tahun lalu, Alcaraz tersingkir di perempat final Doha setelah kalah dari Jiri Lehecka. Musim ini, ia bertekad melangkah lebih jauh.
Di babak kedua, Alcaraz akan menghadapi petenis Prancis Valentin Royer. Jika terus melaju, ia berpotensi bertemu unggulan kedua Jannik Sinner di partai final.
Sebelum itu, kemungkinan duel perempat final melawan Karen Khachanov juga terbuka. Khachanov, juara 2024 di Doha, sebelumnya mengalahkan Shintaro Mochizuki dan akan menghadapi Marton Fucsovics di babak kedua.
Rublev dan Tsitsipas Lolos ke Babak Kedua
Juara bertahan Andrey Rublev memulai dengan lambat sebelum menundukkan Jesper de Jong 6-4, 6-3. Rublev selanjutnya akan bertemu Fabian Marozsan yang mengalahkan Ugo Humbert.
Sementara itu, Stefanos Tsitsipas mengalahkan Moez Echargui 6-4, 6-4 dan akan menghadapi rival lamanya, Daniil Medvedev, juara Doha 2023. Dalam rekor pertemuan, Tsitsipas tertinggal 4-10 dari Medvedev.
Selain itu, Jiri Lehecka, Zizou Bergs, dan Zhang Zhizhen juga memastikan tempat di babak kedua usai meraih kemenangan dua set langsung maupun tiga set.
Dengan performa stabil dan momentum positif, kemenangan ke-150 Carlos Alcaraz di lapangan keras menjadi sinyal kuat bahwa ia kembali menjadi favorit utama dalam perebutan gelar di Doha musim ini.
Dikutip dari antaranews.com
