Angin kencang disertai air laut pasang maksimum menyebabkan kepanikan di kalangan warga Kota Manado, Sulawesi Utara. Gelombang laut menerjang kendaraan yang melintas dan terparkir di sepanjang ruas jalan, khususnya di kawasan belakang Mall Manado Town Square (Mantos).
Suasana di area jalan dan parkiran belakang pusat perbelanjaan tersebut terlihat tegang ketika gelombang laut naik hingga ke badan jalan. Sejumlah kendaraan, baik yang sedang melintas maupun yang terparkir, sempat diterjang air laut akibat gelombang tinggi yang datang secara tiba-tiba.
Kepanikan terutama dirasakan oleh pengendara mobil yang berusaha menghindari terjangan ombak di tengah angin kencang. Beberapa pengendara memilih menghentikan kendaraan mereka sementara waktu untuk menunggu kondisi lebih aman.
Petugas mall bersama pengelola kawasan bergerak cepat dengan memasang karung pasir di sejumlah titik guna menahan air laut agar tidak masuk lebih jauh ke dalam area gedung dan fasilitas parkir. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan agar genangan tidak semakin meluas.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi perairan Sulawesi Utara dan sekitarnya pada 6 hingga 7 Januari 2026 berpotensi mengalami angin kencang dan gelombang tinggi. Fenomena tersebut dipicu oleh fase perigee, yaitu posisi bulan berada pada jarak terdekat dengan bumi, yang berdampak pada meningkatnya ketinggian air laut pasang maksimum.
BMKG mencatat kecepatan angin rata-rata mencapai 30 knot dengan arah dominan bertiup dari barat laut. Masyarakat di wilayah pesisir diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi, banjir rob, serta dampak lainnya yang dapat membahayakan keselamatan.
Dikutip dari metrotvnews.com
