Badan Penanggulangan Bencana Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta menyebut Kabupaten Bantul menjadi wilayah paling parah terdampak gempa bumi yang berpusat di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Dampak gempa tersebut mengakibatkan puluhan warga di DIY harus dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Kepala Pelaksana BPBD DIY, Agustinus Ruruh Haryata, mengatakan sebanyak sekitar 40 orang dirujuk ke belasan rumah sakit, dengan mayoritas pasien berada di wilayah Kabupaten Bantul. Data sementara yang dihimpun BPBD DIY menunjukkan sejumlah rumah sakit menerima pasien rujukan akibat gempa tersebut.
Rumah Sakit Islam Yogyakarta PDHI merawat tiga orang pasien, RSU PKU Muhammadiyah Bantul menangani sembilan orang, RSUD Panembahan Senopati Kabupaten Bantul menerima enam orang, RS Rajawali Citra Kecamatan Banguntapan merawat enam orang, RS Nur Hidayah Kecamatan Jetis menangani tiga orang, RSUD Saras Adyatma Bambanglipuro menerima tiga orang, serta RSUD Prambanan Kabupaten Sleman menangani empat orang pasien.
Selain itu, Rumah Sakit Akademik UGM Kabupaten Sleman merawat dua orang pasien. Sementara RSU Permata Husada Kabupaten Bantul, RSU St Elisabeth, RS Universitas Islam Indonesia, dan Puskesmas Sanden masing-masing menangani satu pasien rujukan.
Agustinus menyebut sebaran dampak gempa di Kabupaten Bantul terjadi di 10 kepanewan atau kecamatan. Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Banguntapan, Bantul, Imogiri, Jetis, Kasihan, Pajangan, Pleret, Pundong, Sedayu, dan Srandakan. Kerusakan yang terjadi didominasi pada rumah warga.
Dampak kerusakan yang terdata meliputi delapan titik rumah rusak, dua titik tempat ibadah, satu fasilitas pemerintah, dua fasilitas pendidikan, dan satu fasilitas kesehatan. Selain Kabupaten Bantul, Kota Yogyakarta juga terdampak di Kecamatan Umbulharjo, dengan kerusakan pada atap Balai Kampung.
Sementara itu, BPBD DIY menyatakan hingga saat ini belum menerima laporan dampak kerusakan maupun korban jiwa di Kabupaten Sleman, Kulon Progo, dan Gunungkidul. BPBD DIY terus melakukan pembaruan data dan mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap perkembangan situasi pascagempa.
Dikutip dari metrotvnews.com
