Emas Global Menyentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Emas Global Menyentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Harga emas melonjak ke rekor tertinggi baru pada perdagangan Jumat waktu setempat atau Sabtu WIB. Kenaikan ini terjadi seiring investor berbondong-bondong memburu aset safe-haven di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global dan melemahnya dolar Amerika Serikat.

Mengutip Investing.com, harga emas spot pada penutupan perdagangan naik 1,1 persen menjadi USD4.527,76 per ons, sedikit di bawah rekor tertinggi intraday di level USD4.531,24 per ons. Sementara itu, kontrak emas berjangka Amerika Serikat untuk pengiriman Februari menguat 1,3 persen menjadi USD4.562,75 per ons.

Secara mingguan, harga emas diperkirakan melonjak sekitar tiga persen, memperpanjang reli akhir tahun yang kuat pada logam mulia tersebut.

Ketegangan Geopolitik Dorong Harga Emas

Perkembangan geopolitik menjadi pendorong utama kenaikan harga emas dunia. Permintaan terhadap aset aman meningkat setelah Amerika Serikat memperketat tekanan terhadap ekspor minyak Venezuela. Langkah tersebut memicu kekhawatiran akan potensi gangguan pasokan energi global serta meningkatnya ketidakstabilan kawasan.

Keresahan pasar juga bertambah setelah Presiden AS Donald Trump mengungkapkan melalui media sosial bahwa pasukan Amerika Serikat telah melakukan serangan terhadap target militan di Nigeria. Pernyataan tersebut menegaskan kesiapan Washington menggunakan kekuatan militer di berbagai wilayah, sehingga memperkuat sentimen risiko global.

Perak Ikut Menguat di Tengah Permintaan Industri

Selain emas, harga perak turut mencatatkan kenaikan. Logam mulia ini tidak hanya diuntungkan oleh statusnya sebagai aset defensif, tetapi juga oleh tingginya permintaan dari sektor industri, khususnya di bidang elektronik dan teknologi energi bersih.

Arus investasi yang kuat, ditambah dengan keterbatasan pasokan, memperkuat pergerakan harga emas dan perak. Kondisi perdagangan yang relatif sepi akibat libur Hari Raya Natal juga turut memperbesar volatilitas dan mendorong lonjakan harga logam mulia di pasar global.

Dikutip dari metrotvnew.com