Bank Indonesia (BI) mencatat peningkatan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi pada November 2025 dibandingkan bulan sebelumnya, berdasarkan Survei Konsumen yang dirilis Selasa (9/12/2025).
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menyampaikan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) November 2025 tercatat sebesar 124,0, meningkat dari Oktober 2025 yang berada di angka 121,2.
Peningkatan keyakinan konsumen didorong oleh kenaikan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) sebesar 111,5 dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) sebesar 136,6, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya masing-masing 109,1 dan 133,4.
Rinciannya, IKE naik karena seluruh komponennya meningkat:
- Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI): 121,5 (Okt: 117,1)
- Indeks Pembelian Barang Tahan Lama (IPDG): 109,4 (Okt: 107,5)
- Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK): 103,7 (Okt: 102,6)
Sementara IEK meningkat karena seluruh komponennya juga naik:
- Indeks Ekspektasi Penghasilan (IEP): 140,6 (Okt: 138,4)
- Indeks Ekspektasi Ketersediaan Lapangan Kerja (IEKLK): 135,3 (Okt: 132,0)
- Indeks Ekspektasi Kegiatan Usaha (IEKU): 133,8 (Okt: 129,6)
Survei juga mencatat proporsi pendapatan konsumen untuk konsumsi (average propensity to consume ratio) stabil di 74,6 persen. Proporsi pembayaran cicilan/utang (debt to income ratio) dan proporsi pendapatan yang disimpan (saving to income ratio) juga relatif stabil, masing-masing 11,0 persen dan 14,4 persen.
Peningkatan keyakinan konsumen ini menunjukkan optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional, meski proporsi konsumsi, tabungan, dan pembayaran utang tetap stabil.
Dikutip dari antaranews.com
