Bandung – Tingkat kecelakaan lalu lintas yang melibatkan usia produktif khususnya pelajar tergolong tinggi. Terkait kecelakaan siswa SMA 1 Pasundan Jasa Raharja Bandung melakukan sosialisasi pada tanggal 04 Februari 2026 yang dihadiri Petugas Samsat Bandung III Soekarno Hatta Anggi Angghara menjadi narasumber mendampingi Kepala Sekolah SMAN 1 Pasundan, Drs. H. Cahya, M.Si. melakukan presentasi ajakan keselamatan berlalu lintas dalam rangka menekan jumlah kecelakaan lalu lintas di Kota Bandung, yang khususnya melibatkan para pelajar. Kegiatan presentasi ini disisipkan pula sosialisasi panah pasopati pendataan nopol kendaraan yang berada di wilayah sekolah SMAN 1 Pasundan Bandung. Kegiatan ini beralamat di Jl. Balonggede No. 28, Kel. Balonggede, Kec. Regol, Kota Bandung.
Program Pengajar Peduli Keselamatan Lalu lintas menjadi penting, karena pengajar bukan saja dituntut untuk hanya peduli dengan pendidikan pelajaran di sekolah saja, tetap juga pengajar bisa memberikan edukasi atau pemahaman untuk menumbuhkan rasa kepedulian keselamatan dalam berkendara dan memberikan edukasi akan pentingnya tata tertib lalu lintas yang berlaku. Presentasi ini diwarnai sesi tanya jawab dan diakhiri dengan pemberian souvenir dan voucher diskon menarik untuk para guru yang aktif dalam acara tersebut dan disiplin membayar pajak kendaraan bermotor dan SWDKLLJ kendaraannya masing-masing.
Beberapa pesan-pesan keselamatan yang disampaikan oleh Jasa Raharja kepada para Pengajar di SMAN 1 Pasundan Bandung yaitu pentingnya memakai helm, mengecek kondisi kendaraan, etika dalam berkendara, taati rambu lalulintas, selalu berhati hati di jalan dan selamat sampai tujuan merupakan bagian penting dapat menumbuhkan kewaspadaan setiap siswa saat berada dijalan raya sehingga diharapkan keselamatan berlalu lintas menjadi sebuah kebutuhan.
Dengan adanya sinergi antara Jasa Raharja dan para pengajar di SMAN 1 Pasundan Bandung ini, semoga program Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) dapat membentuk generasi penerus yang sadar lalu lintas.
