Jasa Raharja Sulsel Perkuat Keselamatan Transportasi Melalui Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan PPGD di Cahaya Bone Makassar

Jasa Raharja Sulsel Perkuat Keselamatan Transportasi Melalui Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan PPGD di Cahaya Bone Makassar

Makassar – Sebagai langkah nyata dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan standar pelayanan bagi masyarakat, Jasa Raharja Wilayah Sulawesi Selatan kembali menunjukkan komitmennya melalui aksi preventif yang komprehensif. Pada Kamis (22/1/2026), Jasa Raharja menggelar pemeriksaan kesehatan gratis melalui program Mobile Unit Keselamatan Lalu Lintas (MUKL) yang dipadukan dengan pelatihan Pertolongan Pertama ke-Gawat Daruratan (PPGD) di pangkalan bus PO Cahaya Bone, Jalan Andalas, Makassar.

Program ini menyasar dua elemen krusial dalam perjalanan, yakni para penumpang dan kru bus. Fokus utamanya adalah memastikan bahwa mereka yang terlibat dalam mobilitas antarkota berada dalam kondisi fisik yang optimal. Tim medis yang diterjunkan memberikan layanan pemeriksaan kesehatan menyeluruh, mulai dari pengecekan tekanan darah hingga skrining metabolik seperti kadar kolesterol, gula darah, dan asam urat. Selain pemeriksaan fisik, para peserta juga mendapatkan sesi konsultasi medis serta dukungan obat-obatan dan vitamin untuk menunjang daya tahan tubuh selama perjalanan.

Petugas Jasa Raharja, Sheila Masyita, menegaskan bahwa faktor manusia merupakan variabel kunci dalam keamanan transportasi. “Memastikan kesehatan awak bus adalah langkah krusial untuk meminimalisir risiko kecelakaan yang kerap dipicu oleh kelelahan atau gangguan kesehatan mendadak di jalan raya. Dengan kondisi fisik yang prima, perjalanan diharapkan dapat berlangsung lebih aman dan lancar hingga ke tujuan”, ujarnya.

Menariknya, kegiatan kali ini tidak hanya bersifat pemeriksaan pasif. Melalui edukasi PPGD, para kru dan penumpang dibekali keterampilan praktis dalam menangani situasi darurat, termasuk teknik penanganan korban kecelakaan hingga prosedur resusitasi jantung yang benar. Jasa Raharja Sulawesi Selatan berharap inisiatif ini tidak hanya meningkatkan kesadaran akan keselamatan transportasi, tetapi juga membangun ekosistem perjalanan yang lebih tertib dan sehat, sekaligus efektif dalam menekan tingkat fatalitas kecelakaan di wilayah tersebut.