Jasa Raharja Ungaran dan Tim Pembina Samsat Ungaran Gelar Sosialisasi Pajak dan Program PPKL di SMA Negeri 1 Ungaran

Jasa Raharja Ungaran dan Tim Pembina Samsat Ungaran Gelar Sosialisasi Pajak dan Program PPKL di SMA Negeri 1 Ungaran

Ungaran – Dalam upaya menciptakan generasi muda yang sadar hukum dan keselamatan, Tim Pembina Samsat Ungaran melaksanakan kegiatan sosialisasi Kepatuhan Pajak, Opsen Pajak, serta Tertib Berlalu Lintas di SMA Negeri 1 Ungaran pada Senin (09/02/2026). Kegiatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian Operasi Keselamatan Candi 2026 di wilayah Kabupaten Semarang.

Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan terkait, di antaranya Penanggung Jawab (PJ) Samsat Ungaran, Kepala UPPD Samsat Ungaran, KBO Satlantas Polres Semarang, serta perwakilan BKUD Kabupaten Semarang.

Selain memberikan pemahaman tentang tata tertib berkendara, Jasa Raharja memberikan edukasi mendalam mengenai peran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat berdasarkan landasan hukum. UU No. 33 Tahun 1964 Tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang. UU No. 34 Tahun 1964 Tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Kantor Wilayah Utama Jasa Raharja Jawa Tengah, Triadi, menyampaikan bahwa kepatuhan administrasi kendaraan memiliki kaitan erat dengan perlindungan kemanusiaan. “Melalui pembayaran SWDKLLJ, masyarakat saling bergotong-royong dalam memberikan jaminan santunan bagi korban kecelakaan,” ujarnya.

Salah satu poin utama dalam kegiatan ini adalah peluncuran program Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL). Program ini menitikberatkan pada peran aktif guru dan tenaga pendidik sebagai agen perubahan (agent of change) di lingkungan sekolah. Melalui PPKL, para pengajar di SMA Negeri 1 Ungaran diharapkan dapat, Menyisipkan pesan edukasi tertib lalu lintas secara berkelanjutan di sela-sela jam pelajaran. Memberikan teladan dan pengawasan terhadap kepatuhan siswa dalam menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm SNI. Mengingatkan siswa untuk tidak menggunakan ponsel saat berkendara serta tidak mengemudi sebelum memiliki SIM.

Kegiatan yang berlangsung tertib ini diharapkan mampu mencetak para pelajar SMA Negeri 1 Ungaran sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas. Dengan adanya sinergi antara Tim Pembina Samsat dan para pengajar melalui program PPKL, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Semarang, khususnya di kalangan generasi muda, dapat ditekan secara signifikan.