Ketua Bidang Kebijakan Ekonomi Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, Mukhamad Misbakhun, mengajak seluruh kader Partai Golkar untuk membela dan menyukseskan program-program Presiden Prabowo Subianto sebagai wujud dari doktrin karya-kekaryaan yang menjadi identitas partai.
Menurut Misbakhun, Partai Golkar sebagai bagian dari koalisi pemerintahan memiliki tanggung jawab untuk mendukung keberhasilan program-program strategis pemerintah.
“Artinya, kader Golkar memberikan karya nyata. Pak Bahlil meminta kader-kader Golkar membela program Pak Presiden Prabowo, menyukseskan program-program strategis pemerintahan, dan ini berlaku juga bagi setiap kader Golkar di tingkat kabupaten/kota,” kata Misbakhun dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.
Safari Ramadan Jadi Momentum Konsolidasi Partai
Pernyataan tersebut disampaikan Misbakhun dalam agenda Safari Ramadan dan Buka Puasa Bersama di Kantor Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kota Pasuruan, Jawa Timur.
Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya memenangkan Partai Golkar untuk memperbesar peluang pengabdian kepada masyarakat.
Politikus asal Pasuruan itu juga menegaskan bahwa saat ini Partai Golkar di bawah kepemimpinan Ketua Umum Bahlil Lahadalia merupakan bagian dari koalisi pendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Ia menambahkan bahwa saat ini sudah memasuki tahun 2026, yang berarti pemilihan umum pada 2028 semakin dekat.
“Tahun 2028 hanya tinggal dua tahun lagi. Artinya, partai-partai politik akan mulai disibukkan dengan agenda penyusunan bakal calon anggota legislatif,” ujarnya.
Golkar Disebut Tetap Menjadi Partai Terbuka
Misbakhun menilai banyak kader partai yang berharap dapat masuk dalam daftar calon anggota legislatif pada pemilu mendatang.
Ia menegaskan bahwa Partai Golkar merupakan partai terbuka yang selama ini selalu berada di papan atas perolehan suara dalam berbagai pemilu.
“Dengan posisi Golkar saat ini, banyak yang ingin bergabung. Golkar terbuka bagi siapa saja yang ingin memberikan pengabdian politiknya, tetapi konsolidasi dan persatuan tetap harus dikuatkan sejak awal karena itu kuncinya,” katanya.
Meski demikian, Misbakhun juga mengingatkan para kader untuk tetap mengikuti arahan Ketua Umum Bahlil Lahadalia agar selalu bersikap rendah hati.
Menurutnya, meskipun Golkar saat ini menjadi partai terbesar dalam koalisi pemerintahan, banyak partai lain yang juga berupaya menyaingi posisi partai berlambang beringin tersebut pada pemilu mendatang.
“Golkar yang terbesar dalam koalisi, tetapi Pak Bahlil selalu rendah hati. Golkar dikenal karena sistemnya. Banyak orang besar lahir dari Partai Golkar. Ingat, tidak ada kader yang lebih besar dari partai,” kata Misbakhun.
Dikutip dari antaranews.com
