Flavio Cobolli meraih gelar ATP Tour pertamanya di lapangan keras sekaligus gelar ketiga sepanjang kariernya setelah menjuarai Abierto Mexicano Telcel. Pada partai final, ia mengalahkan Frances Tiafoe dengan skor 7-6(4), 6-4.
Sebagai unggulan kelima di ajang ATP 500 Acapulco, Cobolli tampil impresif dengan forehand akurat dan permainan agresif. Berkat kemenangan tersebut, petenis Italia berusia 23 tahun itu naik ke peringkat tertinggi sepanjang kariernya, yakni peringkat 15 dunia.
“Ketika saya masih kecil, saya memimpikan momen ini. Untuk turnamen seperti ini, bermain di lapangan utama dengan orang-orang yang bersorak untuk saya,” ujar Cobolli dikutip dari ATP, Senin.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras bersama timnya. “Saya sangat bangga, bukan hanya untuk diri saya sendiri, tetapi juga untuk orang-orang yang bekerja untuk saya, ayah saya, keluarga saya, dan seluruh tim saya.”
Cobolli menjadi petenis putra keempat kelahiran tahun 2000-an yang memenangi gelar ATP 500 di berbagai permukaan, bergabung dengan Carlos Alcaraz, Jannik Sinner, dan Arthur Fils.
Meski sebelumnya kalah dalam dua pertemuan head to head melawan Tiafoe, Cobolli tampil percaya diri. Setelah kehilangan set point saat menerima servis pada kedudukan 5-4 di set pertama, ia sempat tertinggal 1-3 di tie-break. Namun, ia mampu memenangi enam dari tujuh poin terakhir untuk mengamankan set pembuka.
Pada set kedua, Tiafoe sempat bangkit dan memanfaatkan peluang break di gim kedelapan untuk menyamakan skor menjadi 4-4. Harapan Tiafoe sempat muncul, mengingat ia sebelumnya melalui laga dramatis di turnamen ini, termasuk menyelamatkan dua match point saat menghadapi Aleksandar Kovacevic di babak kedua dan pertarungan sengit melawan Brandon Nakashima di semifinal.
Namun di final, Cobolli tetap tenang. Ia segera merebut kembali break, lalu memastikan kemenangan setelah bertarung selama dua jam sembilan menit.
“Saya rasa saya pantas mendapatkannya atas kerja keras saya di luar lapangan,” kata Cobolli. “Setelah kekalahan, saya kembali bekerja keras dan saya sangat bangga pada diri saya sendiri. Ini adalah pertandingan terbaik saya di turnamen ini. Saya belum pernah menang melawan Frances sebelumnya, jadi saya sangat senang.”
Sebelumnya, Cobolli menjuarai turnamen ATP 250 di Bucharest dan ATP 500 di Hamburg pada musim lalu. Ia juga menjadi juara Acapulco termuda sejak Dominic Thiem yang meraih gelar tersebut pada usia 22 tahun pada 2016.
Dikutip dari antaranews.com
