Jakarta: Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H, antusiasme masyarakat tidak hanya tertuju pada ibadah, tetapi juga pada tradisi berburu takjil untuk berbuka puasa.
Bagi pelaku UMKM maupun pemula yang ingin mencari penghasilan tambahan, momentum ini menjadi peluang emas untuk meraup keuntungan. Sejumlah ide takjil kekinian diprediksi akan diminati pasar pada Ramadan 2026. Berikut lima rekomendasinya:
1. Fruit Sando
Roti lapis khas Jepang dengan isian whipped cream lembut dan potongan buah segar seperti stroberi, mangga, atau anggur ini cocok dijadikan menu berbuka. Selain rasanya yang manis dan menyegarkan, tampilannya yang menarik dan Instagramable menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen, terutama kalangan muda.
2. Risoles Mayo Warna-Warni
Inovasi pada kulit risoles dengan warna alami, seperti merah dari bit atau hijau dari bayam, dapat memberikan tampilan yang berbeda. Dipadukan dengan isian smoked beef, telur, dan saus mayo yang lumer, menu ini berpotensi menarik perhatian pembeli, termasuk anak-anak.
3. Es Lumut Kurma
Minuman segar tetap menjadi favorit saat berbuka puasa. Es lumut kurma dapat menjadi pilihan dengan memadukan jeli pandan bertekstur lembut dan susu kurma sebagai kuahnya. Kombinasi rasa manis alami dan sensasi dingin dinilai cocok untuk melepas dahaga setelah seharian berpuasa.
4. Bubur Sumsum “Brulee”
Inovasi juga bisa diterapkan pada kuliner tradisional seperti bubur sumsum. Bagian atas bubur ditaburi gula pasir lalu dibakar menggunakan torch hingga membentuk lapisan karamel renyah ala brulee. Perpaduan tekstur lembut, gurih santan, dan aroma karamel bakar memberikan sensasi baru yang menggugah selera.
5. Mango Sticky Rice
Hidangan khas Thailand ini memadukan ketan gurih, potongan mangga manis, dan saus santan kental. Selain mudah dibuat, menu ini memberikan asupan energi yang cukup setelah berpuasa. Tambahan taburan wijen dapat semakin memperkaya rasa dan tampilan.
Kelima ide tersebut dinilai memiliki potensi pasar yang besar selama Ramadan 2026. Dengan inovasi dan strategi pemasaran yang tepat, pelaku usaha dapat memaksimalkan momentum Ramadan untuk meningkatkan penjualan dan meraih cuan.
Dikutip dari metrotvnews.com
