Jakarta – PT Jasa Raharja kembali menyelenggarakan Program Mudik Gratis sebagai bagian dari rangkaian Mudik Bersama BUMN 2026. Program ini secara resmi diberangkatkan melalui prosesi flag off di Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa (17-03/2026).
Pada tahun ini, Jasa Raharja memberangkatkan sebanyak 23.500 pemudik ke berbagai daerah tujuan di Indonesia melalui dua moda transportasi, yakni bus dan kereta api. Untuk moda bus, disiapkan 136 armada yang melayani sekitar 5.640 penumpang, termasuk layanan inklusif berupa bus khusus bagi penyandang disabilitas. Sementara itu, moda kereta api difasilitasi melalui 37 rangkaian kereta dengan kapasitas sekitar 17.500 penumpang.
Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan kepada masyarakat sekaligus bagian dari upaya meningkatkan keselamatan transportasi selama periode mudik Lebaran. “Program Mudik Gratis Jasa Raharja merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga. Melalui program ini kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman, nyaman, dan tertib,” ujarnya.
Selain memberangkatkan pemudik secara langsung, Jasa Raharja juga turut berkontribusi dalam mendukung pemerintah daerah melalui penyediaan moda bus bagi 3.599 pemudik di berbagai provinsi, antara lain Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Selatan, Aceh, Sulawesi Selatan, Banten, dan Sulawesi Tengah.
Lebih lanjut, Awaluddin juga menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan program mudik gratis ini tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, khususnya BUMN. “Program Mudik Gratis BUMN 2026 merupakan bentuk kolaborasi nyata BP BUMN, Danantara dan 96 Perusahaan BUMN dalam memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Tahun ini kami bersyukur realisasi peserta mudik dapat melampaui target yang ditetapkan. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat sekaligus kepercayaan terhadap program ini,” ungkapnya.
Program ini juga menghadirkan delapan titik keberangkatan di berbagai wilayah, dengan pusat kegiatan nasional di kawasan GBK. Untuk jadwal keberangkatan, moda kereta api telah diberangkatkan pada 16–17 Maret 2026 dari Stasiun Pasar Senen, sementara moda bus diberangkatkan pada 17 Maret 2026.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, dalam sambutannya saat pelepasan Mudik Gratis BUMN 2026 menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan program ini sebagai bentuk kehadiran negara bagi masyarakat.
“Pemerintah mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BUMN yang telah melaksanakan mudik gratis, karena ini tentu akan mengurangi perjalanan menggunakan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor. Sebagaimana arahan Bapak Presiden Prabowo bahwa jika kita bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, tentu ini menunjukkan negara dan pemerintah selalu hadir untuk mereka,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kepedulian BUMN kepada masyarakat, khususnya pada momentum penting seperti Idulfitri. “Program Mudik Gratis BUMN merupakan wujud gotong royong dan kepedulian BUMN kepada masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman, nyaman, dan selamat, sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas selama periode Lebaran,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan kepercayaan yang terus meningkat terhadap program ini, sekaligus menjadi indikator keberhasilan kolaborasi lintas sektor dalam menghadirkan layanan publik yang berdampak langsung. Momentum flag off tersebut juga dihadiri oleh Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata, Aster Panglima TNI Mayjen Suhardi, Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen. Pol. Agus Suryonugroho, Managing Director Stakeholder Managements BPI Danantara Rohan Hafas, dan Direksi-Direksi BUMN Group.
