Pemulihan Pascabencana Dikebut Pemerintah Sambut Idulfitri

Pemulihan Pascabencana Dikebut Pemerintah Sambut Idulfitri

Pemerintah menekankan pentingnya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam di Sumatra dengan tetap mengedepankan ketepatan sasaran, akuntabilitas, serta kepastian hukum dan sosial menjelang Idulfitri 1447 H/2026 M.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, mengatakan rapat Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana menjadi momentum untuk mengevaluasi berbagai kendala di lapangan sekaligus mencari solusi cepat dan tepat.

“Kita memanfaatkan kesempatan ini untuk mereviu secara cepat permasalahan-permasalahan yang dihadapi dan kemudian solusinya seperti apa,” ujar Pratikno dalam rapat di Jakarta, dikutip dari Antara, Senin (23/2/2026).

Tekankan Validitas Data dan Tertib Administrasi

Pratikno menegaskan seluruh pemangku kepentingan harus bergerak secara terkoordinasi dengan basis data yang valid dan administrasi yang tertib. Hal ini penting agar percepatan program tidak menimbulkan persoalan hukum maupun sosial di kemudian hari.

“Kita semuanya bergerak cepat, tepat sasaran, akuntabel, dan tidak menimbulkan masalah hukum maupun sosial di kemudian hari. Oleh karena itu, masalah pendataan yang valid dan konsisten, sekaligus ruang administrasi dipenuhi untuk tidak menimbulkan masalah,” ujarnya.

Menurut dia, percepatan bukan sekadar mengejar waktu, tetapi memastikan kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat terdampak serta mampu menjadi solusi terbaik di tengah dinamika yang ada.

Hunian Jadi Prioritas Jelang Lebaran

Dalam rapat tersebut, percepatan pembangunan hunian menjadi salah satu prioritas utama, terutama agar masyarakat terdampak dapat menempati hunian yang lebih layak dan aman sebelum Hari Raya Idulfitri.

“Percepatan hunian dipercepat sebelum Lebaran,” kata Pratikno.

Melalui Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dan kementerian/lembaga terkait memperkuat koordinasi, sinkronisasi data, serta percepatan realisasi program. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat di tiga provinsi terdampak di Sumatra.

Dikutip dari metrotvnews.com