Prabowo Subianto tiba di Tanah Air seusai merampungkan rangkaian kunjungan luar negeri yang mencakup kehadiran dalam forum Board of Peace, pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat, hingga kunjungan kenegaraan ke kawasan Timur Tengah.
Berdasarkan siaran Sekretariat Presiden, pesawat kepresidenan Garuda Indonesia PK-GIF yang membawa Presiden mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat sekitar pukul 08.00 WIB.
Di bawah tangga pesawat, Presiden disambut oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta sejumlah pejabat tinggi negara dan jajaran TNI-Polri.
Hadiri Board of Peace dan Bertemu Donald Trump
Selama kunjungan ke Amerika Serikat pada 19–21 Februari 2026, Presiden Prabowo menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Board of Peace perdana di Washington DC.
Dalam forum tersebut, Indonesia menegaskan komitmennya mendukung terwujudnya perdamaian di Palestina. Presiden juga menyampaikan telah mempelajari 20 poin gagasan Presiden AS terkait inisiatif perdamaian dan meyakini solusi damai dapat diwujudkan.
Presiden Prabowo kemudian melakukan pertemuan bilateral dengan Donald Trump. Kedua kepala negara membahas kesepakatan tarif timbal balik yang telah lama dirundingkan.
Hasilnya, Indonesia dan Amerika Serikat menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART), yang memberikan tarif 0 persen bagi 1.819 produk nasional di pasar AS, termasuk komoditas sawit, kopi, kakao, serta komponen elektronik.
Kerja Sama Teknologi di Inggris
Dalam agenda lanjutan di London, Presiden menyaksikan penandatanganan perjanjian kerangka kerja antara BPI Danantara dan Arm Limited.
Arm menguasai sekitar 96 persen teknologi chip sektor otomotif global dan hampir 94 persen desain chip untuk pusat data serta kecerdasan buatan. Kerja sama ini ditujukan untuk mempercepat penguasaan teknologi strategis Indonesia di sektor semikonduktor dan AI.
Bahas Perdamaian Palestina di Yordania
Pada 25 Februari 2026, Presiden Prabowo tiba di Amman dan melakukan pertemuan bilateral dengan Abdullah II.
Pertemuan tersebut membahas isu perdamaian Palestina, partisipasi Indonesia dalam Dewan Perdamaian, serta dinamika di wilayah Tepi Barat. Kedua pemimpin sepakat menjaga momentum diplomasi dan mendorong stabilitas kawasan.
Yordania dinilai memiliki posisi strategis sebagai pintu masuk distribusi bantuan kemanusiaan melalui jalur darat, laut, dan udara.
Perkuat Kemitraan Strategis dengan PEA
Kunjungan terakhir dilakukan ke Uni Emirat Arab, di mana Presiden Prabowo bertemu dengan Presiden Mohammed bin Zayed Al Nahyan.
Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama energi, investasi, dan kemitraan ekonomi masa depan antara Indonesia dan PEA. Dialog dilanjutkan dalam expanded meeting bersama delegasi kedua negara untuk memperdalam kolaborasi jangka panjang.
Kunjungan luar negeri Presiden Prabowo ini menegaskan diplomasi aktif Indonesia dalam memperkuat posisi global, baik dalam isu perdamaian internasional maupun kerja sama ekonomi strategis.
Dikutip dari antaranews.com
