Indeks saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street ditutup beragam pada perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Pergerakan pasar ini terjadi setelah Oracle melaporkan pendapatan kuartalan yang lebih rendah dari perkiraan serta menaikkan prospek belanja modalnya.
Mengutip Xinhua, Jumat, 12 Desember 2025, indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 646,26 poin atau 1,34 persen ke level tertinggi sepanjang masa di 48.704,01. Sementara itu, indeks S&P 500 naik 14,32 poin atau 0,21 persen menjadi 6.901, mencetak penutupan rekor pertamanya dalam lebih dari satu bulan. Berbeda dengan keduanya, Nasdaq Composite turun 60,3 poin atau 0,25 persen menjadi 23.593,86.
Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 mencatat kenaikan. Sektor material dan keuangan memimpin penguatan dengan masing-masing naik 2,23 persen dan 1,84 persen. Di sisi lain, sektor layanan komunikasi dan teknologi turun 1,01 persen serta 0,55 persen.
Oracle Anjlok, Kekhawatiran ROI AI Meningkat
Saham Oracle rontok hampir 11 persen setelah perusahaan tersebut melaporkan pendapatan kuartal kedua fiskal yang berada di bawah ekspektasi pasar. Oracle juga menaikkan perkiraan belanja pusat data tahunannya sebesar USD15 miliar, memicu kekhawatiran investor terkait kecepatan pengembalian investasi besar-besaran di sektor kecerdasan buatan (AI).
Tekanan turut dirasakan oleh saham teknologi lainnya, seperti Nvidia dan Broadcom, yang masing-masing turun lebih dari satu persen.
Efek Pemangkasan Suku Bunga Fed Masih Terasa
Pasar masih mencerna keputusan Federal Reserve yang memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,5 persen hingga 3,75 persen. The Fed juga memberikan sinyal pelonggaran kebijakan yang lebih hati-hati, sekaligus menepis kemungkinan kenaikan suku bunga dalam waktu dekat.
Setelah mencatat kinerja luar biasa sepanjang 2025, Nasdaq yang didominasi saham teknologi kini mendapat tekanan dari kekhawatiran akan puncak pertumbuhan AI dan tingginya valuasi. Kondisi ini memicu pergeseran dana investor ke sektor-sektor tradisional dan defensif.
Data Tenaga Kerja dan Musim Laporan Keuangan
Data terbaru menunjukkan klaim tunjangan pengangguran di AS melonjak menjadi 236 ribu, melampaui perkiraan analis. Meski demikian, sebagian besar ekonom menilai kenaikan tajam ini dipengaruhi faktor musiman.
Musim laporan keuangan masih berlanjut, dengan Broadcom, Costco, dan Lululemon dijadwalkan merilis laporan pendapatan setelah penutupan perdagangan. Investor menantikan hasil tersebut untuk mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai tren belanja konsumen dan pengeluaran modal terkait AI.
Dikutip dari metrotvnews.com
