Kebiasaan sederhana mengonsumsi multivitamin setiap hari berpotensi membantu memperlambat proses penuaan biologis. Temuan ini terungkap dalam studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Medicine.
Laporan laman Eating Well pada Senin (9/3) waktu setempat menyebut penelitian tersebut merupakan bagian dari uji klinis besar bertajuk Cocoa Supplement and Multivitamin Outcomes Study (COSMOS) yang melibatkan 21.442 partisipan.
Dalam analisis lanjutan penelitian tersebut, para ilmuwan memfokuskan kajian pada 958 partisipan dengan usia rata-rata sekitar 70 tahun.
Penelitian Gunakan Penanda Penuaan Biologis
Pada awal penelitian, para peneliti mengambil sampel darah untuk mengukur penanda penuaan biologis yang dikenal sebagai epigenetic clocks.
Penanda ini digunakan untuk memperkirakan usia biologis seseorang serta laju proses penuaan yang terjadi di dalam tubuh.
Selanjutnya, para peserta dibagi secara acak ke dalam empat kelompok, yaitu kelompok yang mengonsumsi multivitamin dan ekstrak kakao, multivitamin dan plasebo kakao, ekstrak kakao dan plasebo multivitamin, serta kelompok plasebo untuk keduanya.
Seluruh suplemen tersebut dikonsumsi setiap hari selama periode penelitian selama dua tahun.
Multivitamin Tunjukkan Dampak Positif
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta yang mengonsumsi multivitamin setiap hari mengalami perlambatan peningkatan beberapa penanda penuaan biologis dibandingkan dengan kelompok yang menerima plasebo.
Efek tersebut terlihat lebih kuat pada peserta yang sejak awal menunjukkan tanda-tanda penuaan biologis yang lebih cepat.
Sebaliknya, suplementasi ekstrak kakao dalam penelitian ini tidak menunjukkan dampak signifikan terhadap penanda penuaan biologis.
Tingkat kepatuhan peserta dalam mengonsumsi suplemen juga tergolong tinggi. Sekitar 92 persen peserta secara konsisten mengonsumsi multivitamin sesuai anjuran selama penelitian berlangsung.
Para peneliti menilai tingkat kepatuhan yang tinggi ini memperkuat temuan bahwa efek perlambatan penuaan biologis kemungkinan berkaitan dengan konsumsi multivitamin secara rutin.
Perlu Penelitian Lanjutan
Meski hasilnya dinilai menjanjikan, para peneliti menekankan bahwa studi lanjutan masih diperlukan untuk memastikan apakah perubahan pada penanda biologis tersebut benar-benar berdampak pada manfaat kesehatan jangka panjang.
Secara praktis, multivitamin dapat menjadi salah satu pilihan intervensi yang relatif terjangkau dan mudah diakses untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral harian.
Hal ini terutama bermanfaat bagi orang dewasa yang berisiko mengalami kekurangan nutrisi akibat perubahan pola makan dan penyerapan zat gizi seiring bertambahnya usia.
Namun demikian, konsumsi suplemen tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan individu dan sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan, khususnya bagi mereka yang memiliki kondisi medis tertentu atau sedang mengonsumsi obat secara rutin.
Dikutip dari metrotvnews.com
