Sektor Teknologi Dorong Wall Street Tembus Zona Hijau

Sektor Teknologi Dorong Wall Street Tembus Zona Hijau

Indeks S&P 500 ditutup menguat pada perdagangan Selasa (2/12/2025), seiring meningkatnya ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed) dan optimisme pada saham teknologi.

Mengutip data Investing.com, Rabu (3/12/2025), indeks Dow Jones Industrial Average naik 185 poin atau 0,4 persen, S&P 500 menguat 0,2 persen, dan Nasdaq Composite terkerek 0,6 persen.

Ekspektasi kebijakan moneter yang lebih longgar menguat setelah Institute for Supply Management (ISM) merilis data aktivitas manufaktur yang menunjukkan pelemahan lebih dalam. Kondisi tersebut memicu harapan bahwa The Fed dapat segera menurunkan suku bunga dalam waktu dekat.

Kontrak berjangka suku bunga mencerminkan 86 persen kemungkinan pemangkasan 25 basis poin pada pertemuan 9–10 Desember mendatang. Investor juga mencermati kemungkinan perubahan kepemimpinan bank sentral AS, mengingat masa jabatan Jerome Powell akan berakhir tahun depan.

BofA Global Research kini memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga pada Desember 2025, setelah sebelumnya memprediksi kebijakan tidak berubah. Lembaga tersebut juga memproyeksikan dua penurunan tambahan masing-masing 25 bps pada Juni dan Juli 2026, dengan suku bunga terminal berkisar 3,00–3,25 persen.

“Proyeksi pemangkasan lanjutan tahun depan lebih dipengaruhi potensi rotasi kepemimpinan ketimbang kondisi ekonomi,” tulis analis BofA dalam laporan riset.

Di sisi lain, Kevin Hassett, Penasihat Ekonomi Gedung Putih, disebut-sebut sebagai kandidat terdepan pengganti Powell sebagai Ketua The Fed yang baru.

Pada sentimen korporasi, perhatian investor tertuju pada Marvell Technology yang dijadwalkan merilis kinerja keuangan setelah penutupan pasar. Saham produsen chip MongoDB melonjak lebih dari 22 persen berkat revisi naik outlook pendapatan setahun penuh yang melebihi ekspektasi analis.

Sektor teknologi juga terdorong spekulasi akuisisi Celestial AI oleh Marvell dalam kesepakatan bernilai miliaran dolar yang memadukan pembayaran tunai dan saham.

Selain itu, saham Dell Technologies turut menguat setelah Presiden Donald Trump memuji kontribusi besar keluarga Dell dalam inisiatif investasi untuk anak-anak di Amerika Serikat. Michael dan Susan Dell mengumumkan donasi USD6,25 miliar bagi 25 juta anak melalui program “Invest America”.

Sementara itu, saham Boeing Co terbang hingga 10 persen setelah perusahaan memperkirakan arus kas bebas akan kembali positif pada 2026. Kabar baik lainnya datang dari keberhasilan Boeing memenangkan kontrak Angkatan Laut AS senilai USD104,4 juta untuk perbaikan layar pesawat.

Dikutip dari metrotvnews.com