Sinergi Lintas Instansi Perkuat Pelayanan Publik: Jasa Raharja Semarang Siapkan Transformasi Digital Terintegrasi di 2026

Sinergi Lintas Instansi Perkuat Pelayanan Publik: Jasa Raharja Semarang Siapkan Transformasi Digital Terintegrasi di 2026

SEMARANG – Menyongsong tahun 2026, Pemerintah Kota Semarang bersama jajaran instansi vertikal menggelar rapat koordinasi lintas sektoral di Ruang Rapat Utama Polrestabes Semarang, Rabu (28/1). Pertemuan strategis ini bertujuan merefleksikan capaian tahun 2025 sekaligus mematangkan strategi pelayanan publik yang lebih responsif dan modern.

Fokus utama pembangunan tahun ini diarahkan pada transformasi digital yang terintegrasi dan penguatan infrastruktur kota guna memberikan kenyamanan maksimal bagi warga Semarang.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Jasa Raharja Cabang Semarang, Manggala Aji Mukti, menegaskan komitmennya untuk terus memberikan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan sesuai amanat UU No. 33 Tahun 1964 dan UU No. 34 Tahun 1964.

“Kehadiran Jasa Raharja adalah pilar utama dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat. Di tahun 2026 ini, kami fokus pada penguatan sistem Smart Verification yang mengintegrasikan data rumah sakit dan Dukcapil. Tujuannya satu: meminimalkan birokrasi agar korban kecelakaan mendapatkan haknya lebih cepat dan tepat,” ujarnya.

Sebagai informasi, Jasa Raharja Semarang telah mencatat prestasi luar biasa dengan rata-rata penyelesaian santunan meninggal dunia kurang dari 12 jam sejak kejadian.

Rapat koordinasi tersebut juga memaparkan rencana strategis dari berbagai dinas terkait, Satlantas Polrestabes Semarang: Setelah sukses menurunkan angka kecelakaan di tahun 2025, tahun ini akan dilakukan penambahan titik sensor AI pada persimpangan padat untuk memantau arus kendaraan secara real-time dan mempercepat respons penanganan laka lantas. Dinas Perhubungan (Dishub) meluncurkan aplikasi “Semarang Mobile Hub”, sebuah platform terpadu yang menyatukan jadwal transportasi publik, ketersediaan e-parking, hingga akses CCTV jalan bagi masyarakat. Dinas Kesehatan (Dinkes) memperkuat layanan Telemedicine dan sistem peringatan dini penyakit menular di tingkat Puskesmas, setelah berhasil mempertahankan status Universal Health Coverage (UHC) 100%. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) berfokus pada pembangunan Underpass baru di titik kemacetan serta otomatisasi rumah pompa menggunakan teknologi terbaru untuk menghadapi cuaca ekstrem.

Sinergi ini membuktikan bahwa Kota Semarang terus bertransformasi menjadi kota yang tidak hanya unggul secara administratif, tetapi juga menjadi kota yang hidup, aman, dan melayani dengan hati. Kolaborasi lintas instansi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem perkotaan yang tangguh, baik dari sisi transportasi, kesehatan, maupun jaminan perlindungan bagi warganya.