Mataram – Jasa Raharja Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Satuan Lalu Lintas Polresta Mataram menggelar rapat diskusi dengan para pengemudi dan pemilik odong-odong di wilayah Mataram pada hari Kamis (19/02/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Forum Komunikasi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FKLLAJ) sebagai upaya konkret dalam meningkatkan ketertiban serta keamanan transportasi di jalan raya.
Rapat yang berlangsung dalam suasana terbuka dan komunikatif tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi terkait aturan penggunaan kendaraan di jalan umum. Dalam forum ini, Jasa Raharja dan Satlantas menekankan pentingnya keselamatan sebagai prioritas utama, khususnya bagi kendaraan yang membawa penumpang anak-anak dan keluarga.
Dalam pemaparannya, Kepala Unit Operasional dah Humas Jasa Raharja NTB, Rudi Yanto menjelaskan aspek perlindungan dan risiko yang melekat pada kendaraan yang tidak sesuai peruntukan maupun spesifikasi teknis untuk angkutan orang. Disampaikan pula bahwa kendaraan yang tidak memenuhi ketentuan perundang-undangan berpotensi membahayakan penumpang serta pengguna jalan lainnya.
Sementara itu, Satlantas Polresta Mataram memberikan penegasan mengenai regulasi lalu lintas dan konsekuensi hukum apabila kendaraan beroperasi tanpa kelengkapan administrasi dan standar keselamatan yang memadai. Penertiban dilakukan bukan semata-mata untuk penindakan, melainkan sebagai langkah preventif guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Para pengemudi dan pemilik odong-odong diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi serta kendala yang dihadapi di lapangan. Diskusi dua arah ini menjadi momen penting untuk membangun kesadaran kolektif bahwa keselamatan penumpang, khususnya anak-anak, adalah tanggung jawab bersama.
Melalui forum ini, disepakati perlunya komitmen bersama untuk tidak mengoperasikan kendaraan yang tidak laik jalan serta mendorong alternatif usaha yang tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kepatuhan terhadap aturan. Pendekatan persuasif dan humanis menjadi strategi utama dalam proses penertiban.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara Jasa Raharja NTB dan Satlantas Polresta Mataram dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas. Diharapkan, melalui kolaborasi berkelanjutan dan edukasi yang konsisten, keamanan serta keselamatan transportasi di Kota Mataram dapat semakin terjaga demi melindungi seluruh lapisan masyarakat.
