Sleman — Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam percepatan penyelesaian klaim santunan, telah dilaksanakan kegiatan koordinasi kunjungan ke RS At-Turots Sleman pada Kamis, 5 Februari 2026, bertempat di RS At-Turots Sleman, Klaci I, Seyegan, Sleman. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya jemput bola dalam pengelolaan berkas santunan klaim agar proses pelayanan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
Kegiatan koordinasi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Jasa Raharja dan pihak rumah sakit dalam rangka percepatan pengumpulan dan penyelesaian administrasi klaim santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas. Melalui pendekatan langsung ke rumah sakit, diharapkan hambatan administrasi dapat diminimalisir serta kualitas pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan.
Pelaksanaan kegiatan melibatkan Ibu Erna selaku petugas penagihan piutang RS At-Turots Sleman, Ibu Parvina dari bagian keuangan RS At-Turots Sleman, serta Ahmed Ershad Bafadal sebagai Staf Administrasi Tingkat II KPJR Tingkat II Sleman. Kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan transparan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan koordinasi ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin baik antara Jasa Raharja dan pihak rumah sakit, sehingga proses penanganan klaim santunan dapat berlangsung lebih optimal, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat sebagai penerima manfaat layanan.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja D.I. Yogyakarta, Regy S. Wijaya menyampaikan bahwa kegiatan koordinasi kunjungan ke RS At-Turots Sleman merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara Jasa Raharja dan fasilitas pelayanan kesehatan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam percepatan penyelesaian klaim santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas.
Lebih lanjut, Regy S. Wijaya menegaskan bahwa pendekatan jemput bola ini bertujuan untuk memastikan proses administrasi klaim dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan akuntabel. Melalui komunikasi langsung dengan pihak rumah sakit, diharapkan setiap kendala administrasi dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan, sehingga hak masyarakat dapat terpenuhi secara tepat waktu.
Regy S. Wijaya juga mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin dengan RS At-Turots Sleman dan mengimbau seluruh pihak terkait untuk terus menjaga sinergi demi memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat sebagai penerima manfaat layanan.
