Sleman — Dalam rangka memastikan keabsahan data serta mempercepat proses penyaluran santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja melaksanakan kegiatan survei ahli waris atas korban meninggal dunia atas nama Dea Brilianita pada Rabu, 22 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Dusun Sumberwatu RT 01, Sambirejo, Prambanan, Sleman sebagai bagian dari komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pelaksanaan survei ini bertujuan untuk memverifikasi keabsahan ahli waris serta memastikan kelengkapan persyaratan administrasi yang dibutuhkan dalam proses pencairan santunan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya percepatan pelayanan agar santunan dapat segera diterima oleh ahli waris yang berhak. Dalam kesempatan tersebut, petugas juga memberikan dukungan moral serta pendampingan kepada keluarga korban, dengan harapan dapat membantu ahli waris untuk tetap kuat dan mampu melanjutkan kehidupan secara mandiri, termasuk dari sisi ekonomi.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ahmed Ershad Bafadal selaku Staf Administrasi Tingkat II KPJR Tk II Sleman, Waluyo selaku ahli waris yang merupakan orang tua dari almarhum Dea Brilianita, serta Teguh Widodo selaku Dukuh Sambirejo Prambanan Sleman. Selain melakukan verifikasi data, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya tertib pembayaran pajak kendaraan bermotor serta manfaat SWDKLLJ sebagai bentuk perlindungan dasar bagi pengguna jalan.
Melalui kegiatan survei ini, diharapkan proses penyaluran santunan dapat berjalan secara cepat, tepat, dan akuntabel, sekaligus memperkuat kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat yang mengalami musibah kecelakaan lalu lintas.
Ahmed Ershad Bafadal selaku Staf Administrasi Tingkat II KPJR Tk II Sleman menyampaikan bahwa kegiatan survei ahli waris merupakan bagian penting dalam memastikan bahwa santunan Jasa Raharja dapat disalurkan secara tepat sasaran, tepat waktu, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ia menegaskan bahwa proses verifikasi ini dilakukan secara langsung di lapangan untuk memastikan keabsahan data korban dan ahli waris, sehingga hak yang diterima benar-benar diberikan kepada pihak yang berhak.
Lebih lanjut, Ahmed Ershad Bafadal menjelaskan bahwa Jasa Raharja berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang cepat dan humanis kepada masyarakat, khususnya kepada keluarga korban kecelakaan lalu lintas. Selain memastikan kelengkapan administrasi, pihaknya juga berupaya memberikan pendampingan serta dukungan moral kepada ahli waris agar dapat melalui masa sulit dengan lebih baik. Menurutnya, kehadiran petugas di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata perhatian dan tanggung jawab negara terhadap korban kecelakaan.
Selain itu, Ahmed Ershad Bafadal juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor dan SWDKLLJ. Ia berharap melalui kegiatan ini, masyarakat dapat semakin memahami manfaat dari SWDKLLJ sebagai bentuk perlindungan dasar bagi pengguna jalan. Dengan meningkatnya kepatuhan tersebut, diharapkan keberlanjutan program santunan bagi korban kecelakaan dapat terus terjaga dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.Top of Form
