Kubu Raya – Jasa Raharja Kalimantan Barat menghadiri kegiatan Rapat Forum Komunikasi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FKLLAJ) Provinsi Kalimantan Barat yang dilaksanakan pada Kamis, 11 Juni 2026 di Aula Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi para pemangku kepentingan untuk memperkuat koordinasi dan menyusun langkah kolaboratif dalam mendukung terwujudnya sistem transportasi yang aman, tertib, dan berkelanjutan di Kalimantan Barat.
Dalam rapat tersebut, terdapat sejumlah agenda pembahasan utama yang menjadi perhatian bersama, antara lain solusi penanganan kemacetan, penanganan kendaraan Over Dimension dan Over Loading (ODOL), pengembangan konsep Tol Laut/Sungai, penguatan transportasi massal terintegrasi di Terminal ALBN, serta tindak lanjut hasil evaluasi Rencana Aksi Keselamatan (RAK).
Pada kesempatan tersebut, Jasa Raharja menyampaikan perannya dalam Sistem Keselamatan Jalan sebagai Pilar Ke-5, yaitu penanganan korban pasca kecelakaan melalui pemberian santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas secara cepat, tepat, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Peran tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung perlindungan dasar kepada masyarakat yang mengalami risiko kecelakaan di jalan.
Selain menjalankan fungsi penanganan pasca kecelakaan, Jasa Raharja juga menegaskan komitmennya dalam aspek pencegahan kecelakaan melalui berbagai program keselamatan, di antaranya edukasi keselamatan berlalu lintas, kampanye keselamatan, pemasangan sarana pencegahan kecelakaan, serta pelaksanaan analisis daerah rawan kecelakaan sebagai dasar penyusunan langkah mitigasi yang lebih efektif.
Melalui forum ini diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antarinstansi dalam mendukung implementasi kebijakan keselamatan transportasi dan menciptakan ekosistem lalu lintas yang lebih aman bagi masyarakat di Provinsi Kalimantan Barat.
