Pacitan – Jasa Raharja bersama Tim Pembina Samsat Pacitan yang terdiri dari Bapenda Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Pacitan, Satlantas Polres Pacitan dan instansi terkait melaksanakan Operasi Gabungan di kawasan Terminal Arjowinangun, Kabupaten Pacitan pada Kamis, 16 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antarinstansi dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban administrasi kendaraan bermotor, khususnya pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), SWDKLLJ dan pengesahan STNK.
Dalam pelaksanaan operasi, petugas melakukan pemeriksaan administrasi kendaraan bermotor sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya membayar pajak kendaraan tepat waktu. Melalui pendekatan yang humanis dan persuasif, masyarakat diberikan pemahaman bahwa kepatuhan terhadap administrasi kendaraan tidak hanya merupakan kewajiban sebagai pemilik kendaraan, tetapi juga menjadi bentuk dukungan terhadap terciptanya tertib berlalu lintas dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Berdasarkan hasil kegiatan, sebanyak 16 kendaraan bermotor terjaring karena belum memenuhi kewajiban administrasi pembayaran pajak kendaraan. Kepada para pemilik kendaraan tersebut, petugas memberikan imbauan agar segera melakukan pembayaran pajak sesuai ketentuan yang berlaku, bahkan disediakan layanan pembayaran di tempat bagi yang berkenan. Selain itu, petugas juga menyampaikan informasi mengenai layanan Samsat yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mempermudah proses pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Kegiatan Operasi Gabungan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memenuhi kewajiban administrasi kendaraan secara tepat waktu. Melalui sinergi yang terus terjalin antara Jasa Raharja, Bapenda, dan Kepolisian dalam Tim Pembina Samsat Pacitan, diharapkan tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor semakin meningkat.Jasa Raharja bersama Tim Pembina Samsat Pacitan berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang optimal melalui berbagai upaya edukasi dan kegiatan terpadu guna mendukung keselamatan berlalu lintas, tertib administrasi kendaraan bermotor, serta optimalisasi pendapatan daerah.
