Rupiah Dibuka Naik ke Rp17.577 per Dolar AS pada Perdagangan Rabu

Rupiah Dibuka Naik ke Rp17.577 per Dolar AS pada Perdagangan Rabu

Nilai tukar rupiah menguat pada pembukaan perdagangan Rabu (9/9/2026) di tengah tekanan terhadap dolar Amerika Serikat. Mengutip data Bloomberg, rupiah berada di level Rp17.577 per USD, menguat 55 poin atau 0,31 persen dari penutupan sebelumnya Rp17.632 per USD.

Sementara berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada di level Rp17.613 per USD, menguat dari posisi pembukaan perdagangan sebelumnya Rp17.631 per USD.

Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi memperkirakan pergerakan rupiah hari ini akan fluktuatif dengan kecenderungan melemah. Rupiah diproyeksikan bergerak dalam rentang Rp17.630 hingga Rp17.670 per USD.

Pergerakan rupiah dipengaruhi oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah setelah pejabat Iran memperingatkan infrastruktur minyak dan gas di kawasan Teluk dapat menjadi sasaran balasan. Pasar juga menanti data PPI dan CPI Amerika Serikat yang masing-masing dijadwalkan rilis Kamis dan Jumat.

Data inflasi AS yang lebih tinggi berpotensi memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Pasar saat ini memperhitungkan peluang sekitar 60 persen untuk kenaikan suku bunga pada pekan depan, setelah laporan nonfarm payrolls AS menunjukkan hasil kuat.

Dari dalam negeri, penguatan rupiah turut ditopang peningkatan cadangan devisa Indonesia. Bank Indonesia mencatat cadangan devisa pada akhir Agustus 2026 mencapai USD146,5 miliar, naik dari USD145,3 miliar pada akhir Juli 2026.