Saham CSIS dan ATAP Disuspen Bursa Usai Alami Lonjakan Harga Bulanan

Saham CSIS dan ATAP Disuspen Bursa Usai Alami Lonjakan Harga Bulanan

Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan (suspensi) dua saham pada sesi I, Rabu (19/11/2025), yaitu PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) dan PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP). Keputusan suspensi ini diambil setelah kedua saham tersebut mengalami lonjakan harga signifikan dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan data BEI, saham CSIS tercatat melesat lebih dari 161% dalam sebulan hingga mencapai harga Rp 505. Sementara itu, saham ATAP turut melonjak lebih dari 47% menjadi Rp 147 dalam periode yang sama. BEI menyatakan bahwa suspensi diperlukan untuk menjaga perdagangan yang wajar, teratur, dan efisien.

Di sisi lain, BEI membuka kembali perdagangan saham PT City Retail Development Tbk (NIRO) pada sesi I hari ini, baik di pasar reguler maupun tunai. Meski demikian, saham NIRO hanya dapat diperdagangkan di Papan Pemantauan Khusus (PPK) dengan mekanisme full call auction (FCA).

Saham NIRO sebelumnya disuspensi sejak 6 November 2025 karena lompatan harga yang tidak wajar. Dalam sebulan terakhir sebelum suspensi, saham NIRO telah melonjak lebih dari 173% hingga mencapai Rp 350. Manajemen perusahaan menegaskan bahwa kenaikan tersebut murni terjadi karena mekanisme pasar dan tidak dipicu oleh informasi material.

Dari sisi kinerja keuangan, NIRO mencatat kenaikan penjualan dari Rp 951,25 miliar menjadi Rp 1,10 triliun. Namun, laba usaha justru melemah dari Rp 316,34 miliar menjadi Rp 250,54 miliar. Perseroan juga masih membukukan kerugian tahun berjalan yang meningkat dari Rp 155,78 miliar menjadi Rp 314,30 miliar.

Dikutip dari investortrust.id