PT Pertamina Persero menyelenggarakan Pameran Pertamina SMEXPO (Small Medium Enterprise Expo) 2025 yang melibatkan 51 UMKM binaannya. Pameran ini menjadi wujud komitmen kolaborasi antara korporasi, pemerintah, dan UMKM untuk meningkatkan daya saing usaha kecil menengah sekaligus mendorong ekonomi kerakyatan.
Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, mengatakan bahwa UMKM memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia, yakni lebih dari 60 persen terhadap PDB dan menyerap 97 persen tenaga kerja. “Program Pertamina SMEXPO yang kami inisiasi sejak pandemi terus berkembang. Kini tidak hanya meningkatkan omzet, tetapi juga membuka pasar dan jaringan dengan calon pembeli potensial, baik dalam maupun luar negeri,” ujarnya di Jakarta, Rabu (26/11/2025).
Sejak 1993, Pertamina telah membina 66.182 UMKM, dengan lebih dari 32 ribu UMKM masih aktif. Program ini juga menjadi implementasi tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan, termasuk UMIMAX, program pembinaan usaha ultramikro melalui bantuan barang produksi dan pendampingan usaha.
Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, mengapresiasi konsistensi Pertamina dalam pemberdayaan UMKM. Menurutnya, kolaborasi BUMN dan pemerintah memperkuat fondasi ekonomi nasional serta menjadikan produk lokal lebih dikenal di kancah global.
Pameran Pertamina SMEXPO 2025 yang berlangsung hingga 30 November 2025 mengusung tagline “Lokal Jadi Vokal”. Pameran menampilkan UMKM dari seluruh Indonesia dengan berbagai segmen, mulai dari kriya, perhiasan, makanan dan camilan, hingga busana dengan ornamen khas Indonesia.
Dikutip dari antaranews.com
