Jasa Raharja Hadiri Forum Komunikasi Lintas Sektoral Kesiapan Arus Mudik dan Balik Lebaran di Banjarnegara

Jasa Raharja Hadiri Forum Komunikasi Lintas Sektoral Kesiapan Arus Mudik dan Balik Lebaran di Banjarnegara

Banjarnegara – Dalam rangka memperkuat koordinasi serta meningkatkan kesiapan menghadapi arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 H / Lebaran 2026, Jasa Raharja melalui Penanggung Jawab Samsat Banjarnegara, Afriyansya Prayogo, menghadiri kegiatan Forum Komunikasi Lintas Sektoral yang diselenggarakan di Aula Dinas Perhubungan Kabupaten Banjarnegara pada Senin, 9 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi serta membangun sinergi antarinstansi dalam memastikan kelancaran, keamanan, dan keselamatan masyarakat selama periode angkutan Lebaran di wilayah Kabupaten Banjarnegara.

Forum komunikasi tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Banjarnegara, Dinas Perhubungan, perwakilan Organisasi Angkutan Darat (Organda), serta para ketua paguyuban angkutan umum. Pertemuan ini menjadi wadah koordinasi lintas sektor untuk membahas berbagai langkah strategis yang perlu dipersiapkan guna menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama masa mudik dan arus balik Lebaran.

Dalam forum tersebut, sejumlah poin penting terkait kesiapan sarana dan prasarana transportasi dibahas secara komprehensif. Salah satu hasil kesepakatan dalam rapat menyatakan bahwa tidak akan ada kenaikan tarif angkutan umum selama masa Angkutan Lebaran di wilayah Kabupaten Banjarnegara. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan kepastian bagi masyarakat sehingga tetap dapat memperoleh layanan transportasi umum dengan tarif yang wajar dan terjangkau selama periode mudik dan balik Lebaran.

Selain itu, pihak PUPR dan DPUPR Kabupaten Banjarnegara juga menyampaikan bahwa saat ini tengah memfokuskan kegiatan pada perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur jalan di sejumlah titik yang berpotensi menjadi jalur utama arus mudik dan arus balik. Langkah ini dilakukan guna memastikan kondisi jalan tetap dalam keadaan baik sehingga dapat mendukung kelancaran arus lalu lintas serta meminimalisir potensi terjadinya kecelakaan di jalan.

Dalam forum tersebut juga muncul usulan dari para pengusaha angkutan umum terkait larangan operasional kendaraan odong-odong di jalan raya. Usulan tersebut didasarkan pada pertimbangan aspek keselamatan, mengingat kendaraan tersebut dinilai belum memenuhi standar keselamatan sebagai kendaraan angkutan yang beroperasi di jalan umum.

Pada kesempatan yang sama, Jasa Raharja turut menyampaikan sosialisasi kepada para pengusaha angkutan umum mengenai pentingnya kepatuhan dalam pembayaran Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum (IWKBU). Kepatuhan terhadap kewajiban tersebut merupakan bagian penting dalam memberikan perlindungan dasar kepada penumpang angkutan umum apabila terjadi kecelakaan lalu lintas, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Melalui kegiatan Forum Komunikasi Lintas Sektoral ini, diharapkan sinergi dan koordinasi antarinstansi serta seluruh pemangku kepentingan dapat terus terjalin dengan baik. Dengan demikian, penyelenggaraan angkutan Lebaran di Kabupaten Banjarnegara dapat berjalan secara optimal, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dan kembali dengan aman, lancar, dan nyaman.