Wamenpar dan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Koordinasi soal Travel Warning Korea Selatan

Wamenpar dan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Koordinasi soal Travel Warning Korea Selatan

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia terkait peringatan perjalanan (travel warning) yang dikeluarkan pemerintah Korea Selatan untuk destinasi wisata di Indonesia, khususnya Bali.

Ni Luh menegaskan bahwa koordinasi dilakukan secara intensif, termasuk melalui pendekatan diplomatik dengan pemerintah Korea Selatan guna memastikan persepsi yang seimbang terkait kondisi keamanan di Indonesia.

“Saya pikir kita akan koordinasi terus dengan Kemlu ya. Dan tentu pendekatan diplomatik juga kami terus lakukan,” ujarnya di Jakarta, Sabtu.

Kunjungan Wisatawan Masih Meningkat

Meski terdapat travel warning, Kementerian Pariwisata mencatat kunjungan wisatawan asal Korea Selatan ke Indonesia masih menunjukkan tren peningkatan. Korea Selatan juga diketahui masuk dalam daftar 10 besar negara penyumbang wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia.

Pemerintah berharap pertumbuhan kunjungan wisatawan dari negara tersebut tetap terjaga di tengah adanya imbauan kewaspadaan.

Travel Warning Soroti Keamanan di Bali

Sebelumnya, Kedutaan Besar Korea Selatan mengeluarkan peringatan perjalanan yang meminta warganya lebih berhati-hati saat berkunjung ke Pulau Bali. Peringatan tersebut menyoroti sejumlah kasus kejahatan serius yang menargetkan warga asing.

Beberapa wilayah yang menjadi perhatian antara lain Jimbaran, Seminyak, dan Canggu. Jenis kejahatan yang disoroti mencakup pembunuhan, penculikan, hingga pelecehan seksual.

Selain itu, otoritas Korea Selatan juga menilai lonjakan kunjungan wisatawan belum sepenuhnya diimbangi dengan sistem keamanan yang optimal, khususnya terkait kejahatan transnasional.

Polisi Pastikan Bali Tetap Aman

Menanggapi hal tersebut, Kepolisian Daerah Bali memastikan kondisi keamanan di Bali tetap aman dan kondusif bagi wisatawan.

Kapolda Bali Daniel Adityajaya menyatakan pihaknya memahami kekhawatiran yang disampaikan oleh pemerintah Korea Selatan. Namun, aparat keamanan terus bekerja maksimal untuk menjamin keselamatan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Pemerintah Indonesia pun berkomitmen menjaga citra pariwisata nasional dengan memastikan keamanan serta kenyamanan wisatawan tetap menjadi prioritas utama.

Dikutip dari antaranews.com