Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.238, Terkoreksi 27 Poin

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.238, Terkoreksi 27 Poin

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Selasa (28/4/2026) mengalami pelemahan. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah hingga pukul 10.48 WIB berada di level Rp17.238 per dolar AS atau turun 27 poin (0,16 persen) dibanding penutupan sebelumnya di Rp17.211 per dolar AS.

Sementara itu, data Yahoo Finance menunjukkan rupiah berada di level Rp17.230 per dolar AS, melemah tipis delapan poin (0,05 persen) dari posisi sebelumnya Rp17.222 per dolar AS.

Subjudul: Rupiah diprediksi bergerak fluktuatif
Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi memperkirakan pergerakan rupiah sepanjang hari ini akan cenderung fluktuatif, namun tetap berpotensi ditutup melemah.

“Untuk perdagangan hari ini, rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp17.210 hingga Rp17.260 per dolar AS,” ujarnya.

Subjudul: Sentimen global pengaruhi pasar
Menurut Ibrahim, pergerakan rupiah dipengaruhi oleh dinamika global, khususnya terkait potensi negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran yang dapat berdampak pada stabilitas pasokan energi dunia.

Presiden AS Donald Trump disebut mengirim utusan untuk melanjutkan pembicaraan dengan pihak Iran, yang turut memengaruhi sentimen pasar.

Selain itu, perkembangan situasi di Selat Hormuz juga menjadi perhatian investor karena berpengaruh terhadap jalur distribusi energi global.

Subjudul: Peringkat utang Indonesia tetap stabil
Di sisi lain, lembaga pemeringkat global Moody’s mempertahankan peringkat utang Indonesia di level Baa2, meskipun outlook direvisi dari stabil menjadi negatif.

Pemerintah Indonesia menyatakan apresiasi atas keputusan tersebut dan menegaskan komitmen untuk menjaga stabilitas ekonomi melalui sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia.

Langkah-langkah reformasi dan penguatan ekonomi domestik terus dilakukan guna menjaga kepercayaan investor serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.