Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Terjaring OTT KPK

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Terjaring OTT KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, lembaga antirasuah tersebut menangkap Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, pada Senin (20/7/2026).

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan adanya penangkapan terhadap kepala daerah tersebut.

“Benar,” ujar Fitroh, dikutip dari Antara, Senin (20/7/2026).

Penangkapan Lalu Ahmad Zaini menjadi operasi tangkap tangan ke-17 yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2026.

Sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan dalam operasi tersebut.

OTT KPK Terus Bertambah Sepanjang 2026

Sepanjang tahun 2026, KPK tercatat telah melakukan serangkaian operasi tangkap tangan di berbagai daerah dan instansi pemerintah.

OTT pertama dilakukan pada 9-10 Januari 2026 dengan menangkap delapan orang terkait dugaan suap dalam pemeriksaan pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.

Masih pada Januari, KPK juga melakukan OTT terhadap Wali Kota Madiun Maidi dan Bupati Pati Sudewo.

Pada Februari 2026, operasi tangkap tangan berlanjut dengan penangkapan Kepala KPP Madya Banjarmasin, mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea dan Cukai Rizal yang saat itu menjabat Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Barat, serta Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka Mariarta bersama Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan.

Sejumlah Kepala Daerah Ikut Terjaring

Selama Maret 2026, KPK kembali menangkap sejumlah kepala daerah, yakni Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, dan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dalam operasi yang berbeda.

Pada April 2026, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo turut terjaring OTT.

Meski tidak melakukan OTT sepanjang Mei, KPK kembali aktif pada Juni 2026 dengan sejumlah operasi, termasuk penanganan perkara yang membuat Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim menyerahkan diri.

Selain itu, KPK juga menangkap Bupati Muara Enim Edison, seorang aparatur sipil negara (ASN) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), serta melakukan OTT yang menyeret Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby.

Memasuki Juli 2026, KPK lebih dahulu melakukan OTT terhadap Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim dan Bupati Sukoharjo Etik Suryani.

Dengan penangkapan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, jumlah operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK sepanjang 2026 kini mencapai 17 kasus.