Tekan Kecelakaan di Kabupaten Banjar, Jasa Raharja Kalsel dan FKLL Perkuat Langkah Keselamatan

Tekan Kecelakaan di Kabupaten Banjar, Jasa Raharja Kalsel dan FKLL Perkuat Langkah Keselamatan

Forum Komunikasi Lalu Lintas Kabupaten Banjar menggelar rapat koordinasi membahas tingginya angka kecelakaan lalu lintas sekaligus merumuskan langkah strategis untuk menekan kejadian kecelakaan di wilayah Kabupaten Banjar. Kegiatan berlangsung di Polres Banjar, Martapura, Senin (31/8), dan diikuti sejumlah pemangku kepentingan, termasuk PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Kalimantan Selatan sebagai salah satu unsur Forum Komunikasi Lalu Lintas, Satlantas Polres Banjar, Dinas Pendidikan, BPTD, serta instansi terkait. Pembahasan difokuskan pada wilayah yang menjadi perhatian, khususnya Gambut, Kertak Hanyar, dan ruas Jalan Bypass Banjar–Batulicin.

Penanggung Jawab Samsat Martapura PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Kalimantan Selatan, Achmad Zein, menyampaikan bahwa tingginya risiko kecelakaan di sejumlah wilayah perlu direspons melalui langkah pencegahan yang dilakukan secara terpadu. “Jasa Raharja mendorong peningkatan sosialisasi tertib berlalu lintas, khususnya di wilayah Gambut dan Kertak Hanyar. Edukasi harus dilakukan secara berkelanjutan dan menyasar seluruh lapisan masyarakat, terutama pelajar, sehingga kesadaran untuk tertib dan mengutamakan keselamatan dapat terbentuk sejak dini,” ujarnya. Menurutnya, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci agar upaya pencegahan kecelakaan dapat berjalan efektif.

Dalam rapat tersebut, Satlantas Polres Banjar menyoroti masih perlunya peningkatan fasilitas keselamatan jalan di Jalan Bypass Banjar–Batulicin serta aktivitas balap liar yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, terutama yang melibatkan pelajar. Sebagai langkah penanganan, forum mendorong pelaksanaan Police Goes to School, penerbitan surat edaran tertib berlalu lintas kepada sekolah, serta penguatan kegiatan ekstrakurikuler keselamatan berlalu lintas. Dari sisi infrastruktur, BPTD menyampaikan rencana pemasangan rambu di sejumlah titik, antara lain Manarap, Mahligai, Gambut depan Trio Motor, dan Universitas NU, serta rencana pemasangan warning light di depan Universitas NU. Forum juga mendorong pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Pasar Gambut dan Pasar Kertak Hanyar untuk meningkatkan keselamatan pejalan kaki.

Secara terpisah, Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Kalimantan Selatan, Ahmad Arkan Nugraha, menegaskan bahwa pencegahan kecelakaan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor. “Jasa Raharja terus berkomitmen mengambil bagian dalam upaya pencegahan kecelakaan melalui edukasi keselamatan, penguatan koordinasi, serta pemanfaatan data kecelakaan sebagai bahan evaluasi. Keselamatan masyarakat, khususnya pelajar dan kelompok usia produktif, harus menjadi perhatian bersama. Karena itu, kami mendukung setiap langkah yang dapat membangun budaya tertib berlalu lintas dan menciptakan lingkungan jalan yang lebih aman,” ungkapnya.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Forum Komunikasi Lalu Lintas Kabupaten Banjar menyepakati penguatan koordinasi untuk meningkatkan fasilitas keselamatan jalan, mendorong pembangunan JPO, memperluas edukasi keselamatan di sekolah, serta melakukan pencegahan terhadap balap liar melalui pembinaan dan pengawasan bersama. Upaya tersebut diharapkan mampu mengurangi risiko dan fatalitas kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Banjar. PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Kalimantan Selatan mengajak masyarakat turut berperan dengan selalu mematuhi rambu dan aturan lalu lintas, tidak melakukan aksi berbahaya di jalan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta memastikan kondisi kendaraan dan tubuh dalam keadaan siap sebelum berkendara.