Jasa Raharja Kantor Wilayah Kalimantan Tengah kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini melalui kegiatan sosialisasi kesamsatan dan keselamatan berkendara di SMA IT (Islam Terpadu) Buntok, pada Senin (13/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya keselamatan di jalan raya serta kepatuhan terhadap administrasi kendaraan bermotor.
Dalam sosialisasi tersebut, Jasa Raharja menyampaikan materi mengenai peran dan fungsi sebagai penyelenggara perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas. Selain itu, para siswa juga diberikan pemahaman terkait kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), termasuk informasi mengenai program Gebyar Reward Betang Patuh 2026 yang berlangsung pada periode Maret hingga Juni 2026.
Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Kalimantan Tengah, Alfin Syahrin, menyampaikan bahwa edukasi kepada pelajar merupakan langkah strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang sadar akan pentingnya keselamatan dan kepatuhan sejak dini. Menurutnya, pemahaman yang ditanamkan sejak bangku sekolah akan memberikan dampak jangka panjang dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas di Masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para pelajar tidak hanya memahami pentingnya keselamatan berkendara, tetapi juga memiliki kesadaran untuk tertib administrasi kendaraan di masa mendatang. Edukasi sejak dini adalah investasi penting dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. Kami juga mengajak generasi muda untuk menjadi pelopor keselamatan di lingkungan sekitarnya,” ujar Alfin.
