Kudus – Dalam upaya mendukung optimalisasi pendapatan daerah sekaligus meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pajak kendaraan bermotor, PJ Samsat Kudus, Agus Mujayanto bersama Kasi PKB Samsat Kudus, Agus Pravianto dan Tim UPPD Kabupaten Kudus melaksanakan kegiatan SIGAP Instansi di PT Nusantara Kudus. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 4 September 2026 yang bertujuan untuk memperkuat pendataan kendaraan bermotor milik perusahaan, memastikan kesesuaian data kendaraan, serta mendorong penyelesaian kewajiban pajak kendaraan yang masih perlu ditindaklanjuti.
Melalui kegiatan tersebut, Tim Samsat Kudus melakukan koordinasi secara langsung dengan pihak perusahaan untuk melakukan pendataan dan pemutakhiran informasi kendaraan bermotor yang digunakan dalam operasional perusahaan. Langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas data kendaraan agar tetap sesuai dengan kondisi di lapangan, sekaligus mendukung proses pemetaan kendaraan yang masih memiliki kewajiban PKB.
Selain pendataan, Tim Samsat Kudus juga memberikan edukasi dan imbauan mengenai pentingnya memenuhi kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pendekatan secara langsung kepada wajib pajak badan usaha diharapkan mampu membangun pemahaman yang lebih baik bahwa kepatuhan pajak tidak hanya berkaitan dengan tertib administrasi, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi perusahaan terhadap pembangunan daerah.
Kegiatan SIGAP Instansi juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antara Samsat dengan sektor badan usaha. Melalui interaksi langsung, berbagai informasi terkait status kendaraan dapat dikonfirmasi dengan lebih baik sehingga potensi ketidaksesuaian data maupun kewajiban pajak yang belum terselesaikan dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti.
PJ Samsat Kudus, Agus Mujayanto menyampaikan bahwa SIGAP Instansi merupakan salah satu langkah proaktif Samsat dalam memperkuat sinergi dengan perusahaan dan instansi. Menurutnya, akurasi data kendaraan menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung pelayanan Samsat sekaligus mendorong kepatuhan wajib pajak. Dengan pendataan yang dilakukan secara langsung, Samsat dapat memperoleh gambaran yang lebih sesuai mengenai kondisi kendaraan milik badan usaha serta kebutuhan tindak lanjut terhadap kewajiban perpajakannya.
Dari sisi Jasa Raharja, kegiatan ini juga memiliki keterkaitan dengan upaya meningkatkan kepatuhan terhadap kewajiban yang berkaitan dengan kendaraan bermotor. Kepatuhan pembayaran PKB berjalan beriringan dengan pemenuhan SWDKLLJ yang menjadi bagian dari perlindungan dasar bagi masyarakat yang mengalami kecelakaan lalu lintas. Karena itu, edukasi mengenai kewajiban kendaraan tidak hanya diarahkan pada aspek penerimaan daerah, tetapi juga pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib administrasi dan perlindungan pengguna jalan.
Pelaksanaan SIGAP Instansi secara berkelanjutan diharapkan dapat mendorong perusahaan untuk lebih tertib dalam mengelola administrasi kendaraan operasional maupun kendaraan yang menjadi bagian dari aset perusahaan. Dengan data kendaraan yang lebih akurat dan kewajiban perpajakan yang ditindaklanjuti secara tepat, proses pelayanan dapat berjalan lebih efektif sekaligus mendukung terciptanya ekosistem perpajakan daerah yang lebih tertib.
Melalui sinergi antara Jasa Raharja, UPPD, dan wajib pajak badan usaha, Samsat Kudus berkomitmen untuk terus menghadirkan pendekatan pelayanan yang proaktif, persuasif, dan berorientasi pada kepatuhan. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat optimalisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sekaligus mendorong kesadaran perusahaan untuk turut berkontribusi dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Kudus.
Ke depan, koordinasi dengan berbagai perusahaan dan instansi akan terus diperkuat sebagai bagian dari evaluasi dan tindak lanjut terhadap data kendaraan bermotor. Dengan kolaborasi yang konsisten, optimalisasi penerimaan daerah dapat berjalan seiring dengan peningkatan kepatuhan administrasi kendaraan dan kesadaran akan pentingnya keselamatan serta perlindungan bagi pengguna jalan.
