Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyebabkan tanah di sekitar jalur rel kereta api mengalami pengikisan atau gogosan. Kondisi tersebut terjadi di KM 10+0/1, tepatnya pada petak jalan perbatasan Ledokombo-Sempolan. Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan kondisi itu diketahui petugas sekitar pukul 06.00 WIB. Petugas kemudian memasang Semboyan 3 sebagai tanda bahaya untuk mengantisipasi risiko terhadap keselamatan perjalanan kereta api.
KAI Daop 9 Jember langsung melakukan penanganan darurat dengan membersihkan material di sekitar rel, memperkuat tebing, menambah ballast, serta memasang tanggul penahan. Pemantauan dan pemeriksaan teknis terus dilakukan untuk memastikan kestabilan jalur. Jalur terdampak baru dapat dilalui kembali setelah dinyatakan aman berdasarkan hasil evaluasi teknis. KAI juga menyampaikan permohonan maaf kepada penumpang atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat kejadian tersebut.
