Di negara asalnya, Geely EX5 kini memiliki kemampuan kemudi hingga 90 derajat pada keempat rodanya. Teknologi baru yang dikembangkan secara mandiri oleh Geely ini memungkinkan mobil berputar di tempat, parkir di ruang sempit, serta bergerak ke berbagai arah.
Laman Carnewschina, Jumat, melaporkan bahwa Geely telah merilis video yang memperlihatkan teknologi unit penggerak terbaru tersebut. Sistem ini menggunakan motor listrik yang dipasang langsung pada roda dan diterapkan pada sebuah prototipe Geely EX5.
Unit penggerak baru ini menjadi komponen utama inovasi Geely. Teknologi tersebut dapat dikendalikan menggunakan sarung tangan khusus. Ke depannya, Geely berencana mengganti perangkat tersebut dengan smartphone atau smartwatch, sehingga pemilik dapat menggerakkan mobil dari luar kendaraan ke posisi yang diinginkan.
Dalam video yang dibagikan, terlihat empat unit penggerak terpasang langsung pada masing-masing roda. Dengan konfigurasi ini, setiap roda mampu berputar hingga 90 derajat secara independen. Alhasil, prototipe Geely EX5 dapat berputar di tempat, parkir di area sempit, serta keluar dari ruang tersebut dengan lebih mudah. Roda depan dan belakang juga dapat bergerak ke arah berbeda secara mandiri.
Teknologi ini mendukung mode “crab driving”, yakni kemampuan mobil bergerak menyamping. Geely menyebut unit penggerak tersebut juga berpotensi meningkatkan stabilitas kendaraan di jalan licin maupun saat terkena hembusan angin kencang. Meski demikian, belum ada kepastian kapan teknologi ini akan diterapkan pada mobil listrik produksi massal.
Salah satu kelemahan yang terlihat saat ini adalah ukuran fender roda belakang yang tampak lebih besar untuk menampung roda berputar 90 derajat. Kondisi ini berpotensi mengurangi ruang kabin. Bahkan, jendela prototipe Geely EX5 ditutup film gelap, dan media lokal menduga kursi belakang telah dilepas untuk memberi ruang bagi mekanisme baru tersebut.
Geely EX5 sendiri merupakan crossover listrik yang menjadi ujung tombak strategi ekspor terbaru perusahaan. Mobil ini dibangun di atas arsitektur modular GEA dengan dimensi 4.615/1.901/1.670 mm dan jarak sumbu roda 2.750 mm. EX5 dibekali satu motor listrik di roda depan dengan tenaga puncak 160 kW atau setara 215 hp.
Mobil listrik ini menggunakan baterai berkapasitas 60,2 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 267 mil atau sekitar 430 kilometer berdasarkan standar WLTP.
Di pasar China, Geely EX5 dipasarkan dengan nama Geely Galaxy E5 dengan banderol harga 107.800 hingga 179.800 yuan. Model ini juga diproduksi di Malaysia oleh Proton dengan nama Proton eMas 7.
Sementara di Indonesia, Geely EX5 ditawarkan dengan harga mulai dari Rp475 juta untuk varian EX5 Pro dan Rp515 juta untuk varian EX5 Max.
Dikutip dari antaranews.com
