Aktor sekaligus produser eksekutif Iko Uwais menilai aksi kekerasan seharusnya hanya menjadi bagian dari karya film, bukan terjadi di kehidupan nyata. Hal itu ia sampaikan saat peluncuran poster dan trailer film laga Ikatan Darah yang disutradarai oleh Sidharta Tata di Jakarta, Rabu.
Menurut Iko, minat anak-anak muda terhadap film aksi di layar lebar dapat menjadi sarana positif untuk menyalurkan energi mereka dibandingkan melakukan tindakan kekerasan di kehidupan sehari-hari.
“Membuat sebuah aksi kekerasan itu memang sepatutnya harus di bioskop, bukan di kejadian yang nyata,” ujar Iko.
Momentum Positif di Kalangan Anak Muda
Iko juga menilai berkurangnya kasus tawuran selama bulan Ramadhan 2026 sebagai momentum positif. Ia berharap energi generasi muda dapat dialihkan ke aktivitas yang lebih produktif, seperti mempelajari proses pembuatan film nasional yang kini semakin mendapat perhatian di pasar internasional.
Ia mendorong anak-anak muda untuk mengeksplorasi seni bela diri dan kreativitas perfilman secara positif sehingga dapat berkontribusi pada perkembangan industri film Indonesia.
“Kita ingin menunjukkan bahwa Indonesia itu bisa,” kata Iko.
Mendapat Apresiasi Internasional
Film Ikatan Darah yang diproduksi oleh Uwais Pictures sebelumnya mendapat perhatian dari media internasional saat melakukan pemutaran perdana dunia di Fantastic Fest pada 2025 di Texas, Amerika Serikat.
Film tersebut juga diputar dalam ajang Jogja-NETPAC Asian Film Festival, yang semakin memperkuat eksposur internasionalnya.
Menurut Iko, arahan sutradara Sidharta Tata juga menghadirkan karakter utama perempuan yang kuat sehingga mendapat pujian dari para kritikus film internasional.
Penonton Muda Dominasi Bioskop
Berdasarkan laporan Strength of Theatrical Exhibition 2025, penonton berusia 18 hingga 34 tahun menjadi penggerak utama kehadiran di bioskop dengan kontribusi sekitar 41 persen dari total penonton.
Tren ini juga didukung oleh meningkatnya minat terhadap layar format besar atau Premium Large Format, yang menawarkan pengalaman menonton lebih imersif.
Angkat Seni Bela Diri Pencak Silat
Film Ikatan Darah menonjolkan koreografi aksi yang mengangkat seni bela diri khas Indonesia, yakni Pencak Silat.
Film ini dibintangi oleh Livi Ciananta, Derby Romero, Abdurrahman Arif, Ismi Melinda, Agra Piliang, dan Rahmet Ababil.
Film berdurasi penuh tersebut dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 30 April 2026.
