Djokovic Gagal Melaju usai Tumbang pada Laga Pembuka Italian Open

Djokovic Gagal Melaju usai Tumbang pada Laga Pembuka Italian Open

Novak Djokovic tersingkir dari Internazionali BNL d’Italia di Rome setelah kalah dari petenis Kroasia Dino Prizmic pada laga pembukanya, Sabtu WIB.

Djokovic kalah dalam pertandingan tiga set dengan skor 6-2, 2-6, 4-6 pada ajang ATP Masters 1000 tersebut.

“Bagi saya, sulit untuk mengatakan sesuatu. Saya sangat menghormati Novak. Dia adalah idola saya, jadi ini adalah pertandingan yang hebat bagi saya hari ini,” ujar Prizmic seusai pertandingan, dikutip dari ATP.

“Saya bermain luar biasa dan saya ingin tetap fokus dan siap untuk pertandingan berikutnya,” lanjutnya.

Djokovic sebenarnya tampil dominan pada set pertama dengan kemenangan meyakinkan 6-2. Namun, petenis Serbia berusia 38 tahun itu mulai mengalami kesulitan fisik pada set kedua.

Dalam beberapa kesempatan, Djokovic tampak membungkuk dan meletakkan tangan di lutut di antara poin pertandingan serta berjalan perlahan menuju kursinya saat pergantian set.

Meski sempat menunjukkan perlawanan pada set ketiga, Djokovic akhirnya tidak mampu mengimbangi permainan agresif Prizmic yang tampil percaya diri hingga memastikan tiket ke babak ketiga.

“Di set pertama dia bermain luar biasa dan di akhir set saya mencoba menemukan permainan saya dan saya berhasil, jadi ini sangat, sangat bagus,” kata Prizmic.

Pertandingan ini menjadi pertemuan kedua antara Djokovic dan Prizmic setelah sebelumnya bertemu di Australian Open. Saat itu, Prizmic yang masih berusia 18 tahun sempat merebut satu set sebelum kalah dalam empat set.

Di Roma, Djokovic tampil untuk pertama kalinya sejak tersingkir di babak keempat Indian Wells Masters pada Maret lalu oleh petenis Inggris Jack Draper.

Prizmic tampil impresif sepanjang pertandingan dengan permainan baseline yang konsisten dan agresif. Kemenangan ini menjadi kemenangan keduanya atas petenis Top 10 setelah sebelumnya mengalahkan Ben Shelton di turnamen ATP Masters 1000 Madrid bulan lalu.

Petenis berusia 20 tahun itu kini menempati peringkat tertinggi sepanjang kariernya, yakni No.79 ATP. Dalam sembilan pertandingan terakhir, Prizmic sukses memenangi delapan laga termasuk babak kualifikasi di Madrid dan Roma.

Sementara itu, kekalahan ini menjadi catatan buruk bagi Djokovic. Untuk pertama kalinya, juara enam kali turnamen Roma tersebut kalah pada pertandingan pembuka di Italian Open dengan rekor keseluruhan menang-kalah kini menjadi 18-1.

Djokovic kini berharap dapat memulihkan kondisinya sebelum tampil di Roland Garros akhir bulan ini untuk memburu gelar Grand Slam ke-25 sepanjang kariernya.