Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat dan berada di zona hijau pada perdagangan Rabu, 23 September 2026. Pada pembukaan perdagangan, IHSG naik 20,91 poin atau 0,33 persen ke posisi 6.297,955, sementara indeks saham unggulan LQ45 terangkat 1,56 poin atau 0,25 persen ke level 627,17.
Berdasarkan data RTI hingga pukul 09.15 WIB, IHSG bergerak menguat tipis sebesar 2,736 poin atau 0,04 persen ke level 6.279,780. Sepanjang sesi awal perdagangan, indeks bergerak dalam rentang level terendah 6.276 hingga level tertinggi 6.321.
Statistik Perdagangan Saham Pagi Ini
Pergerakan bursa domestik pada pagi hari ini mencatatkan statistik transaksi sebagai berikut:
- Saham Menguat: 278 saham
- Saham Melemah: 243 saham
- Saham Stagnan: 188 saham
- Total Nilai Transaksi: Rp1,169 triliun
- Volume Saham Ditransaksikan: 3,219 miliar saham
- Kapitalisasi Pasar: Rp10.994,754 triliun
Sentimen Wall Street dan Pasar Domestik
Riset harian Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI) memaparkan bahwa indeks utama Wall Street pada perdagangan sebelumnya bergerak bervariasi (mixed). Indeks Nasdaq berhasil menguat 0,4 persen disokong aksi rebound saham teknologi, sedangkan S&P 500 dan Dow Jones tertekan masing-masing 0,06 persen dan 0,36 persen akibat eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Dari dalam negeri, IHSG pada perdagangan Selasa (22/9) sempat terkoreksi cukup dalam sebesar 1,69 persen, dipimpin oleh pelemahan sektor energi, industrial, dan properti.
Proyeksi IHSG dan Keputusan Suku Bunga BI
Fokus utama para pelaku pasar hari ini tertuju pada pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia. Konsensus pasar memproyeksikan BI-Rate akan dipertahankan pada level 5,75 persen.
Investment Specialist PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia, Azharys Hardian, menjelaskan bahwa ihsg menguat pagi ini memiliki peluang untuk mengalami technical rebound terbatas setelah menyentuh area support kuat di kisaran 6.270, meskipun pergerakannya tetap akan dibayangi oleh ketidakpastian sentimen suku bunga acuan.
