Ketegangan Geopolitik dan Sentimen Sektor AI Tekan Pergerakan Bursa Eropa

Ketegangan Geopolitik dan Sentimen Sektor AI Tekan Pergerakan Bursa Eropa

Bursa saham Eropa ditutup melorot pada perdagangan Kamis (24/9/2026) waktu setempat. Tekanan pasar dipicu oleh kebuntuan jalur diplomasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, kekhawatiran pelaku pasar terhadap monetisasi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), serta tren kenaikan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah.

Mengutip data dari Investing.com pada Jumat, 25 September 2026, indeks acuan pan-Eropa STOXX 600 ditutup melemah 0,6 persen. Penurunan ini turut membayangi bursa-bursa utama di kawasan Eropa:

  • Indeks DAX Jerman: Melemah 0,6 persen
  • Indeks CAC 40 Prancis: Melemah 0,5 persen
  • Indeks FTSE 100 Inggris: Melemah 0,2 persen

Pendorong Pergerakan Saham Individual

Meski bursa saham eropa melemah secara umum, sejumlah emiten mencatatkan lonjakan harga saham yang signifikan berkat aksi korporasi dan kinerja keuangan:

  • Christian Dior (+15%): Melonjak tajam setelah keluarga Arnault mengumumkan rencana konsolidasi grup barang mewah (luxury brand) tersebut di bawah struktur holding mereka, disertai penawaran tunai atas sisa saham minoritas.
  • Raspberry Pi Holdings (+13%): Melesat di bursa London usai membukukan rekor pendapatan dan profitabilitas pada semester I-2026, serta memproyeksikan EBITDA setahun penuh di atas konsensus pasar.
  • Energa SA (+37%): Melambung tinggi dipicu pernyataan pemegang saham mayoritas, ORLEN SA, yang berencana membeli kembali sisa saham milik investor minoritas pada harga PLN27,60 per saham.
  • ASOS (+11%): Peritel fesyen daring ini menguat setelah memproyeksikan adjusted EBITDA berada di atas titik tengah panduan yakni GBP150 juta hingga GBP180 juta.

Kebuntuan Diplomasi AS-Iran dan Sentimen Sektor Teknologi

Harapan akan tercapainya kesepakatan diplomatik antara AS dan Iran di sela-sela Sidang Umum PBB kembali memudar. Kedua belah pihak masih membentur jalan buntu terkait sejumlah syarat perdamaian, khususnya mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz yang krusial bagi lalu lintas minyak global. Kondisi ini kembali mendongkrak premi risiko di pasar energi.

Di sektor teknologi, sentimen investor tertekan oleh pernyataan sejumlah pimpinan eksekutif teknologi global yang menyuarakan kekhawatiran terkait hambatan regulasi, risiko implementasi, serta prospek monetisasi investasi AI. Hal ini menjadi sorotan utama jelang penyelenggaraan panel teknologi tingkat tinggi di Washington.

Pasar juga memantau ketat hasil pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Washington terkait arah kebijakan ekspor teknologi dan hubungan perdagangan bilateral.

Sorotan Tekanan Fiskal dan Obligasi Prancis

Di kawasan Zona Euro, fokus pasar tertuju pada kondisi fiskal Prancis. Biaya untuk mengasuransikan utang pemerintah Prancis dari risiko gagal bayar melalui Credit Default Swap (CDS) menyentuh level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Investor terus meminta premi risiko yang lebih tinggi untuk memegang obligasi pemerintah Prancis (OAT), menjadikannya salah satu obligasi berkinerja terlemah di kawasan Eropa. Tekanan terhadap pasar obligasi ini terjadi di tengah kebuntuan parlemen Prancis dalam menyepakati langkah-langkah konsolidasi anggaran struktural.