Perkuat Sinergi Keselamatan Transportasi, Jasa Raharja Papua Gelar Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

Perkuat Sinergi Keselamatan Transportasi, Jasa Raharja Papua Gelar Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

Jayapura – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Papua terus memperkuat sinergi dengan berbagai stakeholder dalam rangka meningkatkan keselamatan dan pelayanan transportasi di Papua. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) yang berlangsung di Aula Dinas Perhubungan Kota Jayapura.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah instansi dan pemangku kepentingan yang memiliki peran dalam penyelenggaraan transportasi dan keselamatan lalu lintas, di antaranya Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Dinas Perhubungan Kota Jayapura, Perhubungan Udara, Organisasi Angkutan Darat (Organda), masyarakat, PPTD, serta KSOP.

Mewakili Pimpinan PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Papua, Kepala Sub Bagian Pelayanan Jasa Raharja Papua, Abednego Kudiai, turut hadir dan menyampaikan pandangan Jasa Raharja mengenai pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan sistem transportasi yang aman dan berkeselamatan.

Dalam kesempatan tersebut, Abednego menyampaikan bahwa keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan merupakan tanggung jawab bersama. Upaya menekan angka kecelakaan tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja, tetapi membutuhkan koordinasi yang berkesinambungan antara pemerintah, aparat penegak hukum, operator transportasi, masyarakat, dan seluruh stakeholder terkait.

“Jasa Raharja memiliki komitmen untuk terus mendukung upaya peningkatan keselamatan lalu lintas. Melalui forum seperti ini, kita dapat bersama-sama mengidentifikasi berbagai potensi risiko, membahas permasalahan di lapangan, serta menyusun langkah preventif yang dapat dilakukan secara kolaboratif,” ujar Abednego.

Ia menjelaskan bahwa PT Jasa Raharja sebagai BUMN memiliki peran dalam memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas sesuai dengan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964 dan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964. Namun, menurutnya, upaya perlindungan tersebut perlu berjalan beriringan dengan langkah-langkah pencegahan agar kecelakaan lalu lintas dapat diminimalkan.

Forum tersebut juga menjadi ruang untuk membahas berbagai kondisi keselamatan transportasi di Kota Jayapura, termasuk potensi titik rawan kecelakaan, kondisi sarana dan prasarana jalan, kepatuhan pengguna jalan, serta perlunya peningkatan edukasi keselamatan kepada masyarakat.

Jasa Raharja juga mendorong agar hasil pembahasan dalam forum tidak berhenti pada tahap diskusi, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui kegiatan nyata di lapangan. Di antaranya survei dan pengecekan titik rawan kecelakaan, peningkatan fasilitas keselamatan jalan, sosialisasi kepada masyarakat, serta penguatan koordinasi antarinstansi.

Menurut Abednego, keterlibatan masyarakat dalam forum juga menjadi hal penting. Masyarakat sebagai pengguna jalan sekaligus penerima manfaat layanan transportasi memiliki peran dalam memberikan informasi mengenai kondisi di lapangan dan turut membangun budaya tertib berlalu lintas.

Melalui pelaksanaan FLLAJ, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Papua berharap sinergi antarpemangku kepentingan semakin kuat sehingga berbagai persoalan transportasi dan keselamatan lalu lintas dapat ditangani secara lebih terintegrasi.

Jasa Raharja Papua berkomitmen untuk terus hadir dan berkolaborasi bersama stakeholder dalam mewujudkan transportasi yang aman, tertib, dan berkeselamatan bagi masyarakat Papua.