Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Kamis (5/11/2026). Mengutip data Bloomberg, rupiah berada di level Rp18.070 per USD atau menguat 98 poin setara 0,54 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp18.168 per USD. Sementara itu, data Yahoo Finance mencatat rupiah berada di level Rp18.140 per USD, menguat dari posisi Rp18.148 per USD pada penutupan perdagangan sebelumnya.
Meski menguat pada pembukaan, analis pasar uang Ibrahim Assuaibi memperkirakan rupiah bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah di kisaran Rp18.160–Rp18.210 per USD. Tekanan diperkirakan berasal dari ketidakpastian politik AS, konflik Timur Tengah, serta kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi Indonesia. Pelaku pasar juga mencermati perkembangan mediasi konflik AS-Israel dan Iran serta data pertumbuhan ekonomi domestik.
