Sinergi Lintas Instansi, Jasa Raharja Kalbar Dorong Kepatuhan SWDKLLJ dan Keselamatan Kendaraan Perusahaan

Sinergi Lintas Instansi, Jasa Raharja Kalbar Dorong Kepatuhan SWDKLLJ dan Keselamatan Kendaraan Perusahaan

Mempawah – Jasa Raharja Kalimantan Barat melalui Penanggung Jawab Samsat Mempawah turut serta dalam kegiatan kunjungan terpadu ke sejumlah perusahaan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Mempawah pada Selasa, 14 Juli 2026. Kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Mempawah bersama Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) tersebut bertujuan meningkatkan kepatuhan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebagai bagian dari optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD).

Tim terpadu melakukan kunjungan ke empat perusahaan, yaitu PT Artin Minara Group (AMG), PT Sinar Armada Jaya, PT Energi Karya Buana, dan PT Marga Dinamik Perkasa. Dalam kesempatan tersebut, Penanggung Jawab Samsat Mempawah, Dian Primayudi, S.Sos., memberikan edukasi mengenai pentingnya kepatuhan pembayaran Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) sebagai bentuk perlindungan dasar bagi masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas.

Selain itu, Jasa Raharja turut mendorong perusahaan untuk meningkatkan budaya keselamatan berkendara, khususnya bagi pengemudi dan kru angkutan operasional. Kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas serta pemastian kondisi kendaraan tetap laik jalan menjadi faktor penting dalam upaya pencegahan kecelakaan dan menciptakan transportasi yang aman.

Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Jasa Raharja, BP2RD Kabupaten Mempawah, Satlantas Polres Mempawah, UPT PPD Mempawah, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Mempawah dalam meningkatkan kepatuhan administrasi kendaraan bermotor sekaligus memperkuat keselamatan berlalu lintas.

Melalui kolaborasi lintas instansi tersebut, Jasa Raharja berharap kesadaran perusahaan terhadap kewajiban administrasi kendaraan dan penerapan keselamatan berkendara semakin meningkat, sehingga dapat mendukung optimalisasi penerimaan daerah serta memberikan perlindungan yang lebih baik bagi seluruh pengguna jalan.