Tekan Angka Kecelakaan, FLLAJ Purbalingga Perkuat Sinergitas Lintas Sektoral

Tekan Angka Kecelakaan, FLLAJ Purbalingga Perkuat Sinergitas Lintas Sektoral

Purbalingga – Jasa Raharja Perwakilan Purwokerto terus berkomitmen meningkatkan keselamatan berkendara di wilayah Kabupaten Purbalingga. Langkah ini diwujudkan melalui penguatan sinergitas dalam Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) yang digelar di dPari Resto, Purbalingga, Kamis (16/4/2026).

Diskusi strategis tersebut dihadiri oleh jajaran Satlantas Polres Purbalingga, Dinas Perhubungan (Dishub), serta instansi terkait lainnya. Fokus utama pertemuan adalah merumuskan program kolaboratif yang berdampak langsung pada penurunan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas di wilayah tersebut.

Kepala Cabang Jasa Raharja Purwokerto, Roy Januar, mengungkapkan bahwa meskipun koordinasi antar-instansi di Purbalingga sudah berjalan baik, diperlukan inovasi kegiatan bersama sebagai sarana mempererat hubungan kerja.

“Melalui diskusi ini, kami berharap seluruh stakeholder memberikan dukungan penuh terhadap upaya pencegahan kecelakaan. Sinergi yang kuat adalah kunci untuk menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih aman bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Roy juga menyapaiakan vital Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat. Peran ini dijalankan melalui dua pilar utama pertanggungan wajib, Berdasarkan UU No. 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang, yang menjamin penumpang alat angkutan umum sah.  Berdasarkan UU No. 34 Tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan, yang menjamin pihak ketiga di luar kendaraan penyebab kecelakaan.

“Tugas kami tidak hanya menangani pascakejadian melalui santunan, tetapi juga aktif pada fase pra-kejadian melalui berbagai upaya preventif bersama mitra Polri dan Dishub,” tambahnya.

Sebagai tindak lanjut nyata dari hasil diskusi, Jasa Raharja Purwokerto bersama Satlantas Polres Purbalingga berencana menggelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) dalam waktu dekat.

 Kegiatan ini akan difokuskan pada titik-titik rawan kecelakaan (black spot) dengan melibatkan warga setempat atau relawan. Tujuannya agar masyarakat memiliki keterampilan dasar dalam memberikan pertolongan pertama secara tepat sebelum tenaga medis tiba, sehingga risiko fatalitas korban dapat diminimalisir.

Melalui integrasi program ini, FLLAJ Kabupaten Purbalingga optimistis dapat menciptakan budaya tertib berlalu lintas sekaligus menurunkan tren angka kecelakaan di jalan raya secara signifikan.